Meutya Hafid: Ruang Digital Kian Berbahaya bagi Perempuan dan Anak, Indonesia Perketat Perlindungan
JAKARTA, PUNGGAWATECH – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengeluarkan peringatan keras soal meningkatnya ancaman kejahatan siber yang menyasar perempuan dan anak-anak. Ia menyebut sextortion, penipuan berbasis rekayasa konten, hingga perdagangan manusia kini semakin mudah dilakukan melalui platform digital, dan tidak bisa lagi dianggap sebagai gangguan ringan semata.
Menurut Meutya,…
Lindungi Anak dari Bahaya Digital, IDAI Dukung Penuh Kebijakan Pembatasan Medsos bagi Anak di Bawah 16 Tahun
PUNGGAWATECH, JAKARTA – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyatakan dukungan penuh terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Perlindungan Anak di Ruang Digital atau yang dikenal dengan PP Tunas. Kebijakan yang mulai diberlakukan pada 28 Maret 2026 ini menonaktifkan akun media sosial milik anak-anak yang berusia di bawah 16 tahun di berbagai platform berisiko tinggi, termasuk…
TIM Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) Universitas Gadjah Mada (UGM) tengah meneliti fenomena Komunitas Marah-Ma
TIM Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) Universitas Gadjah Mada (UGM) tengah meneliti fenomena Komunitas Marah-Marah di platform X (sebelumnya Twitter). Komunitas daring ini menjadi sorotan karena kerap menjadi wadah warganet meluapkan kemarahan, kekecewaan, hingga keresahan di ruang digital.
Riset bertajuk “Antara Safe Space dan Toxic Space: Studi Ekologi Media terhadap Komunitas Marah-Marah di Media Sosial X” ini berfokus pada bagaimana komunitas tersebut berfungsi sekaligus sebagai ruang aman (safe space) dan ruang beracun (toxic space) bagi penggunanya.
Tim yang beranggotakan Muh Faiq Fauzan, Fanisa Ratna Dewi, Debora Magdalena Marchya Sihombing, Muhammad Syukur Shidiq, dan Adelia Pradipta Nasyaputri itu mendapat pendampingan dari Mashita Phitaloka Fandia Purwaningtyas, S.I.P., M.A., dosen Fisipol UGM.
“Komunitas Marah-Marah awalnya hadir sebagai wadah pelepasan stres. Namun, seiring lonjakan anggota hingga satu juta orang dalam setahun, muncul pula persoalan ujaran kebencian, serangan personal, dan diskriminasi digital,” kata Muh Faiq Fauzan, ketua tim peneliti, Jumat (19/9).
Bawaslu Dorong Kesepakatan Kampanye Sehat di Ruang Digital
Bawaslu Dorong Kesepakatan Kampanye Sehat di Ruang Digital
BERITA.NEWS, Sleman – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2020 untuk membangun kesepakatan kampanye yang sehat di ruang digital.
“Kami mendorong pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pemilihan Bupati Sleman dan Wakil Bupati Sleman ini membangun kesepakatan bersama…