Demokrasi Indonesia sedang gosong dan sobek. Gosong, akibat terlalu lama dipenggorengan. Sobek, bisa jadi akibat syahwat kekuasaan yang tidak terkendali. . Seseorang yang terlalu lama di kekuasaan, perlahan-lahan akan menjadi otoriter dan anti-kritik. Fatsun itu lazim dalam politik dan kepemimpinan. Itulah sebabnya, rotasi kepemimpinan dan pembatasan periodik menjadi perlu. . Jangan lama-lama disitu, beri kesempatan pihak lain (bukan hanya orang, tapi juga kubu lain) untuk berkuasa. Agar demokrasi matang sempurna, tidak sampai gosong dan menghitam. . Di sisi lain, tempatkan kekuasaan (terutama dalam politik) dalam regulasi. Jika belum ada, buatkan ki. Ikuti alur dan tahapan menuju puncak, agar struktur dan sistem berkembang sehat, dan tidak sobek-sobek. . Jika sedang berkuasa, jangan ambil semua. Jangan "mabuaja", rakus. . Bahaya terbesar ketika karakter mabuaja bertemu dengan syahwat kuasa yang overdosis. Potensial menghasilkan kelakuan lewati batas (KLB). . #savedemokrasi #savedemocracy #instacoffee #politics #instagrahman (at Maros, Sulawesi Selatan, Indonesia) https://www.instagram.com/p/CMGIG2FHFVQ/?igshid=vvtm15bzd6a4















