C(emas)inta
Jalanan kemarau berdebu tebal di tempatku. Hujan belum sempat jatuh di atapku. Tetangga sebelah kiri mengeluh karena debit air surut mulai beberapa hari lalu, Tetangga sebelah kanan menakar air dengan ragu. .
Sedang aku,
tetap mencemaskanmu.
Ternyata aku harus siap cemas baik di musim kemarau ataupun penghujan. Sebuah risiko ketika aku memutuskan mengabaikan rasa nyaman, karena aku mulai cinta kau di setiap keadaan.
Jika kau bertanya memang cemas apa hubungannya,
maka bukankah cinta artinya menjaga?
Yang selalu ingin memastikan dia baik-baik saja.
•••
Terima kasih telah datang lagi,
aku cinta kau sekali lagi dan hingga kini.
Rumah, 10 Agustus 2019, bada asar











