#SelasaBadaIsya : Cerita Pengantar Tidur #4 - Penyakit aneh Raja Tubba’ Raja Tubba’ merupakan penguasa di negeri Himyar. Dalam perjalanan ke Yaman, melalui Mekkah, ia bertemu dengan beberapa orang dari suku Hudzail. Mereka mengaku berasal dari Mekkah dan mengatakan ada sebuah bangunan tua bernama Kabah, di dalamnya terdapat harta berharga yang sangat banyak. Raja Tubba’ tergiur mendengarnya dan memerintahkan pasukan untuk bersiap menguras habis semua harta yang ada di dalam Kabah. Tiba-tiba ia terserang penyakit aneh. Kepalanya membengkak dan bernanah, kaki dan tangannya mengecil dan kering. Kedua matanya buta. Seluruh tabib terkenal tidak mampu menyembuhkannya. Kemudian datang lah dua orang Tabib Yahudi memerika keadaanya. Mereka bertanya,”Mungkin Baginda bermaksud buruk terhadap Kabah?”. Ia mengaku dan menceritakan tentang pemuda Bani Hudzail tadi. Tabib Yahudi kemudian berkata, ”Baginda, ketahuilah bahwa bangunan tua itu adalah rumah ibadah yang dibangun Nabi Ibrahim ‘alayhissalam dan Nabi Ismail ‘alayhissalam. Pemuda bani Hudzail itu hanya ingin menjerumuskan Baginda. Sebab siapapun yang hendak bermaksud buruk terhadap Kabah akan celaka". Sang Raja kemudian disarankan untuk melakukan prosesi yang biasa dilakukan penduduk Mekkah, yaitu tawaf sebagai penghormatan, menyembelih hewan qurban untuk fakir miskin, mencukur rambut, dan sebagainya. Setelah prosesi tersebut terpenuhi, benar saja Allah mengangkat penyakit Raja Tubba’. Ia tinggal di Mekkah selama enam hari dan memerintahkan tentaranya untuk menyelimuti Kabah dengan kain yang indah, juga membuatkan pintu kabah serta kuncinya. Pemuda bani Hudzail yang menipunya dikejar dan ditangkap, serta dihukum berat karena hendak menjerumuskan Raja Tubba’, sedang mereka tahu bahwa siapapun yang bermaksud buruk terhadap Kabah akan celaka. Wallahu'alam bish-shawab Hasbunallah wa ni'mal wakil ni'mal maula wa ni'man nashir Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah sebaik-baik pelindung [QS 3:173] #SelasaBadaIsya










