Pemakai kacamata . Alat kesehatan ini bernama kacamata, benda yang sering sekali "dibercandai" oleh orang-orang bermata sehat kepadaku. Mau aku sebutkan? Baiklah. . 1. Eh, kacamata itu dipakai, ini malah diliatin doang. Gimana sih lu? Me : okay, fungsinya memang untuk melihat. Yasudah. . 2. Ih lucu, kayak harry potter. Me : Who is he? Kemarin nobita, sekarang harry potter? Apakah dengan memakai kacamata tiba-tiba saja DNA kami menjadi seragam yang kemudian membuat muka kami mirip? . 3. Kacamatanya bagus, cobain dong. Bagus ndak? Me : Well, aku butuh kacamata itu untuk melihat kamu secara jelas. . 4. Kacamatanya buat gaya-gayaan doang kan? Biar dikira pinter kan? Me : Hey, kalau boleh rikues mah aku memilih mata yang sehat. And please, banyak kok kacamata yang fashionable. . 5. Lu di rumah pakai kacamata juga ndak? Me : Aaaam, perlu kuperjelas ini alat kesehatan, aku butuh untuk melihat, ini bukan hak tinggi atau beha kawat yang begitu melegakan jika kau lepas saat di rumah. . Yabegitulah kira-kira. Namun terkadang aku sendiri suka lupa menaroh kacamata dimana dan kesusahan mencarinya. Mencari kacamata tanpa kacamata, kabur dan penuh raba-raba. Ya mirip sama ngartiin sikap baik kamu lah. #selipancurhat . Dan kejadian hari minggu lalu sukses membuat pusing sendiri, nyadar kalau ndak pakai kacamata pas udah di kereta. Kok ada yang aneh yah. Kenapa susah baca tulisan yang agak jauh yah. And then nanya ke teman "kayaknya kacamata gue ketinggalan deh" dan setelah itu dikirimkan foto ini. . Teman yang baik, meskipun di-WA dia berkata : Dudul banget sih rul, tadi udah ada yang teriak "ini kacamata siapa yang ketinggalan?" Gimana caranya kok nyadar pas di kereta? . Ya maap, namanya juga aku, nyadarnya suka lama. Lupa aku pisces drama? . @30haribercerita #30hbc1809 #30haribercerita #30HBC18











