#09 : Tulisan Masa Depan Teringat salah satu kalimat pada personal profil instagram seorang teman; Sedang menulis tentang kita - @ichwaans . Saya juga memiliki project pribadi itu sejak bertahun-tahun lalu yang belum saya mulai melulu. Kendalanya adalah mengenai objek seorang “kamu” yang akan dituliskan. Tuhan belum memberikan petunjuk mengenai itu, kemudian saya pun kebingungan dan terus melupa project yang pernah dicanangkan. . Namun seiring berjalannya waktu, disela-sela ikhtiar dan mengisi waktu ketika menunggu seorang “kamu”, saya mencoba berpikir ulang tentang membuat tulisan mengenai kita ini. Apakah bisa dibuat secara global? Dimana tidak perlu menggunakan objek yang sudah diketahui pasti, bahkan syukur-syukur sebagai modal mengenal saya untuk kamu ketika sudah waktunya saling dipertemukan nanti. . Hanya saja apakah tulisannya tidak akan berubah menjadi semua tentang saya? Mungkin itu tergantung bagaimana cara saya mengemasnya, sehingga bukan hanya menjadi ajang narsis belaka. Saya memikirkan lagi tentang ini setelah melihat kalimatnya itu, dan menengok beberapa draft file di laptop saya tentang cerita masa depan dengan objek yang berbeda. Semuanya tidak tuntas. Mereka sudah terlewatkan, tapi saya tidak pernah menyesali bahwa mereka pernah hidup dalam tulisan saya bahkan ada yang sampai hari ini masih hidup dalam kalimat demi kalimat yang saya buat. Meskipun ya ada juga yang benar-benar tidak ingin saya baca lagi dan saya hapus bersih ceritanya hahaha. . Haruskah saya hidupkan lagi tentang sebuah tulisan bersama seorang “kamu” yang belum tentu itu? Secangkir teman hangat sore ini seolah telah membangkitkan niat itu kembali. . @30haribercerita #30haribercerita #30HBC1809












