Ini kali keduanya aku berkomitmen tuk melupakanmu setelah komitmen 6 bulan yang lalu. Ku harap aku benar benar bisa menjalankannya.
Dear eska jiway "hai, kamu baik-baik saja kan? Ehehe.. Maaf aku sering membuatmu ganyaman karena sikapku. Maaf aku sering teledor. Maaf aku sering ga jelas. Maaf aku sering mikirin kamu. Maaf jika terlalu berlebihan. Makasih sudah mengajarkan pentignya berkhusnudzon, pentingnya bersifat kalem,pentingnya bertanggung jawab, pentingnya sholat tahajjud, pentingnya sholat dhuha,pentingnya menundukkan pandangan. Makasih udah ngajarin itu semua. Makasih juga sudah pernah membuat baper. Aku izin pergi dulu ya. Pergi tuk berbenah diri. Jika suatu saat nanti emang takdir kita disatukan. maka aku yakin 5 tahun ke depan kamu akan menemui bapakku. Dan aku dan kamu menjadi kita. Yaa.. Cukup sampai disini dulu. Makasih atas waktunya. Tetap istiqomah. Izinkan tuk mengikhlaskan dan biarkanku berbenah"
Dear mbak nya "mbak, dari tingkah laku yang kau lakukan padanya. Sebenarnya aku tau jika kamu juga merasakan hal sama sepertiku. Bedanya cara penyampaian kita beda. Ehehe.. Dan, kali ini tepat tanggal 20 desember alias tepat umur dia di dunia sudah 18 tahun. InsyaaAllah dengan setulus hati, aku akan merelakan dan mengikhlaskannya padamu. Ku pikir dia akan lebih bahagia jika bersamamu. Karena kamu istimewa. Jika dia emang benar bukan takdirku, aku nitip dia ya mbak. Dia baik hati banget kok, sabar, bertanggung jawab juga. Sama sepertimu.. Tolong jaga baik-baik. Ku tau mungkin ini berlebihan, tapi percayalah aku menulis ini karena aku hanya ingin kau bahagia bersamanya. Makasih mbak. Sekali lagi, aku nitip dia ya mbak :) "
Yaa, kini ku sadar kembali jika jatuh cinta yang sebenarnya itu ada setelah akad. Jadi, tetap biasa aja ndri! Kalem.. Jodoh gaakan ke mana. Jika takdirmu bersamanya maka kau dan dirinya akan menjadi kalian. Banyakin berbenah diri aja. Kamu bisa melewati ini semua.. Semangatt indrii! Jangan lupa senyumm :)