Seringkali, aku pura pura ikut tertawa saat bersama mereka. Mereka yang pernah melukai ku, lebih dari sekali. Kiranya melihat ku sudah baik baik saja, sebab bibirku tersenyum dan turut berceloteh ria. Tapi hatiku tetap sama, tetap seperti sedia kala. Tak akan pernah melupakan mereka yang pernah memberi luka. Bahkan hingga saat ini, sesekali dengan santainya mereka masih menabur garam pada luka ku yang belum benar benar kering.
Purwakarta, 28 Desember 2022
















