Kadang yang kita inginkan di-tunda- bukan untuk menyerah, tapi terus berusaha sampai semesta memberikannya, kamu misalnya ;)

seen from Australia
seen from Jordan
seen from Germany
seen from Philippines
seen from China
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from China

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Russia

seen from United States
seen from Russia
seen from Türkiye
seen from United States
Kadang yang kita inginkan di-tunda- bukan untuk menyerah, tapi terus berusaha sampai semesta memberikannya, kamu misalnya ;)
Pertemuan yang tak disangka adalah cara semesta menjadikan Kita - Senja beraksara
Holla semua, kini saya mau cerita gimana sih pertama kali ketemu sama Mas.
Awalnya sih yah gitu lah, Mas tipe orang yang kaiak Bunglon. Sebenarnya orangnya Humoris tapi kalau ketemu sama aku bisa berubah jadi pendiem dan malu - malu gitu. Gak pernah sapaan awalnya.
Sampai suatu ketika yang pertama kali saling tukar bukan Nomor WA atau telepon melainkan Akun FB dong ;) hahaha.
Sebenarnya Mas cuman mancing aja, soalnya ternyata startnya udah jauh dari yang aku bayangin. Mas udah membaca semuan Notes aku di FB, yang gak pernah ku sangka. Padahal Notesnya jaman dulu Galau Sekali hehehe.
Dan akhirnya kami saling chat di Messanger, lalu mas ngajak ketemu di Bulan Mei tgl 10 2016. Disebuah rumah makan Mie Ayam. Jadi paling Favorit kami adalah Mie Ayam dan Bakso wkwkw.
Saat pertama kali ngajak ketemu didaerah rimah saya sih, habis itu ternyata Mas ngasih aku buku Tere Liye "Hujan". Gilak dia tau tipe2 aku kek gimana banget, pas pertama kali itu aku udah tau nih keknya ada rasa sih si Mas *PD kan aku* hehe
Tapi setelah itu kami masih biasa aja, terus kedua kami ke Taman Cerdas Jebres untuk jalan - jalan, kalau ditanya kapan ditembak? TIDAK PERNAH. Entah kenapa kami hanya kek ngalir gitu aja Hubungannya. Dan di Taman Itu Mas pertama kali bilang "Aku Sayang Kamu" yang lirih banget. Itu Nembak atau bukan kurasa gak lah ya. Dari situ saya udah pastiin Mas menganggapku lebih dari teman.
Akhirnya yah karena sudah begitu nyaman, obrolan nyambung, komunikasi lancar. Akhirnya berani bilang sama Ibu. Aku jelasin tentang sosok Mas. Sembari Mas masih dalam Tahapan Ujian dari saya. Oh ya, sebelum sama Mas saya orang yang tertutup sama keluarga perihal rasa, tapi sama Mas rasanya pingin dari awal semua keluarga saya tau siapa sih Mas itu. Jadinya aku cerita alias curhat pertama sama Ibu. Ibu bilanh terserah saya yang menjalani, akhirnya yaudah deh Hubungan kami Alhamdulillah terus berjalan.
Hal pertama yang Mas tekankan itu KOMITMEN. Mas tipe orang yang kalau bilang A ya A ga bisa dirubah C atau Z. Dan itu udah ku test yah sama apa yang dilakuin ya itu yang diceritain. (diluar apa yang dia sembunyikan biar Alloh yang tau)
lalu KOMUNIKASI nah ini yang paling penting. Sedari dulu sampai sekarang Mas paling Konsisten buat hubungi saya. Sehari pasti ada yang saling kita sapa. Entah Chat atau Telepon. Seringnya Mas telepon sih. Dan itu gak berubah sedikitpun. Meski Mas repot apapun selalu Komunikasi. Pernah sih sehari gak Komunikasi pasti besok udah banyak yang diceritain, oh ya kalau tidak kami kadang makan siang bersama.
Ketiganya MENJAGA. Nah ini yang kami jaga selama ini. Mungkik banyaj yang gak percaya pacaran bertahun - tahun lamanya masa gak pernah KISS? Alhamdulillah kami menjaga semuanya itu. Garis Besar Mas dulu sih Gak Pernah Boncengin saya (Tapi gagal) setelah dikenalkan oleh Bapaknya Mas mulai goncengin saya kalau kami pergi. Awalnya sih hampir 1 tahun kita naik motor sendiri2. Lalu Mas itu gak pernah ngajak saya MALAM MINGGUAN. paling Anti ngajak Keluar Malam Perempuan adalah Istiqomahnya yang sangat dijaganya sampai sekarang. Dan terakhir Mas sangat menjaga saya sebagai Perempuan. Tak pernah menyentuh saya dibagian apapun yang terhormat fitrahnya perempuan. Saya tau ini pun saya tetap berdosa karena PACARAN ya kan. tapi setidaknya kami tetap menjaga batasan - batasan kami sampai sekarang.
Terus ya SALING yang kita selalu tanam, Saling Menyayangi, Saling Bersabar, Saling Menghargai, Saling menanti ;) dan saling yang baik - baik.
terakhir Mas kemarin bilang saat saya tanya Mas gak mau cari yang cantik apa?. Mas Bilang Kenapa harus cari yang Lebih Cantik mas yang Rugi. kok Bisa?
1. Mas Rugi Waktu karena harus mengulang rasa lagi sama orang yang baru
2. Mas rugi semuanya dong yang udah kita laluin semua, tenaga, finansial dll. jadi Mas kan udah bilang dari awal GAK SETENGAH-TENGAH.
Itu yang buat saya berusaha percaya dan yakin, dia bukan tipe lelaki yang suka main perempuan. Bismillah akhirnya saya terima lah Lamarannya beberapa minggu lalu.
Inshaalloh cerita ini bisa jadi sharing bersama kawan - kawan semua. Semoga juga dilancarkan sampai Hari bahagia kami ;)
Solo, 18 April 2020
Akan ada seseorang yang kamu Rindukan, meski dengan mendengarkan suara nya saja sudah mengobati rasa Rindu.
Besok
hidup itu cepet banget ya, perasaan kemarin baru senin eh besok udah minggu aja. 5 April 2020 dua minggu sebelumnya sudah direncanakan, esok tinggal mennanti hasilnya. Doakan Terbaik untuk semua ;)
btw Alhamdulillah hari ini saya dan ibu melakukan hal yang baik, ku harap hasilnya juga terbaik untuk kaka perempuanku, doakan juga ya.
banyak yang harus didoakan ;)
Malam Minggu Pertama
Ini adalah Malam Minggu Pertama kita. Kenapa? Karena kamu bukan tipe orang yang suka ngajak keluar malam. Sudah pernah aku ceritakan, kamu tipe orang yang disiplin dalam hal yang namanya waktu. Bukannya tidak konsisten, namun ada yang berbeda malam minggu kali ini.
Dua minggu kurang lebihnya kita tak bertemu, sempat terlontar dalam ucapanku 'ada yang hilang'. Katamu komunikasi penting dan utama, dan kejujuran adalah landasan kita. Jadi maaf aku bilang seperti itu padamu waktu itu. Hingga sempat membuatmu pusing dan kembali dalam aturanmu lagi, melakukan kebiasaan yang sudah dibiasakan.
Dan malam ini, mungkin kita ingin sesuatu yang berbeda. Kamu memang aku undang untuk mampir kerumah, namun berhubung pulang kerja mepet sama waktu ashar dan tadi juga dirumah ada saudara plus hujan pula. Maka kamupun kerumah bada isya.
Seperti katamu 'inshaalloh Mas maen kerumah'. Dan kalau udah terucap Mas adalah orang yang konsisten. Dan ini yg sudah berulang kali teruji. Aku mengujinya dengan kata2 dan Mas orang yang berprinsip dan berpikir kedepan. Karena, kalau merasanya Dia gak bisa, dia pun bilang 'Tidak' kalau bisa ya dia mesti 'Iya'.
Dan seperti malam ini, inilah malam minggu pertama kita. Tak perlu maen kejalan ya Mas. Cukup dirumah dan makan bersama sambil bercengkrama dengan keluargaku, bagiku ini Malam Minggu yang teristimewa.
Semoga kita disemogakan, dan selalu menjaga satu dan lainnya ya Mas. Terima kasih telah mempercayakan ku sebagai apa yang harus kamu percayakan. Meski masih Manja, Masih kurang tegas. Namun kamu menutupi dan memberikan aku banyak pelajaran tentang hidup ini.
Mungkin ini yang Alloh pernah bilang, Mungkin sesuatu tidak kau suka malah itu terbaik untukmu, dan sesuatu yang kau suka malah bukan yang terbaik untukmu. Dan setiap orang itu berpasangan.
Bukan sekedar saling melengkapi namun saling dan saling dalam segala hal.
Sekali lagi, terima kasih.
Malam Minggu Pertama Kita, 3 Feb 2018