Masalah besar pernah dihadapi oleh seorang Nabi, yaitu Nabi Yunus ‘Alaihis Salam. . Bagaimana bisa dibayangkan dan dirasakan, Nabi Yunus ditelan ikan besar saat beliau dilempar ke lautan lepas. Tiga kesulitan yang sangat berat di kegelapan sekaligus, yaitu gelapnya dalam perut ikan tentu sangat susah bernafas, tak mampu melihat apa-apa, dan tak bisa berbuat apa-apa. . Lalu, apa yang dilakukan Nabi Yunus? Beliau langsung menyerahkan permasalahannya kepada Allah Robbul ‘Aalamiin. Tuhan semesta alam. Dengan mentauhidkan-Nya, bertasbih memuji-Nya dan mengakui kezaliman diri. Yakni dengan memperbanyak doa dzikir. . Selama berada di perut paus tersebut, Nabi Yunus tak henti-hentinya memanjatkan doa agar Allah SWT menyelematkannya. Doa tersebut pun diabadikan dalam Alquran QS al-Anbiyaa ayat ke-87 : . Lailaha illa Anta subhanaka inni kuntu minaz zhaalimiin. “Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim”. . Reposted from @qurandansenja • #qurandansenja #hijrahjourney #SENSESUEZ #dekatdenganallah (at Kuala Lumpur, Malaysia) https://www.instagram.com/p/CFjzQZaDb-d/?igshid=1sw8vtz7i5qyo















