MINAT?HUB ENNY(085270667717) #sepatumerah#sepatuwanitamerah#sepatuwanitamerahcantik

seen from United States
seen from Poland

seen from United States
seen from Greece
seen from Kazakhstan

seen from Pakistan

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Indonesia
seen from Norway
seen from United States
seen from Colombia
seen from Germany

seen from Colombia

seen from Germany
seen from United States

seen from Germany

seen from Malaysia
seen from United States
MINAT?HUB ENNY(085270667717) #sepatumerah#sepatuwanitamerah#sepatuwanitamerahcantik
Seperti wanita yg selalu ada disekitarmu..
Taukah kamu, aku ingin sekali menyapamu..
Seperti wanita biasa yg selalu ada disekitarmu..
Taukah kamu, aku ingin sekali mengobrol tentang apa saja kejadian dunia ini denganmu..
Seperti wanita yg selalu ada disekitarmu..
Taukah kamu, aku ingin sekali saja berani untuk menatap senyummu..
Seperti wanita yg selalu ada disekitarmu..
Tapi taukah kamu, karna kau sungguh indah. Aku percaya kau masih tetap dijaga indah, sampai pada waktunya. Meskipun banyak wanita yg selalu ada disekitarmu..
Dan aku takkan terburu-buru hingga kepompong menjadi kupu-kupu..
Lupa boleh, Kebanyakan Jangan
Halo,nona sepatu merah muncul lagi dengan sedikit catatan pengalaman menjalani usia 20 tahun selama 7 bulan 4 hari. whowho usia makin tua, tapi lupa ngapain aja selama ini. selamat buat akhir-akhir ini rasanya kayak abis dibanguni dari tidur panjang tentang "kamu ngapain aja" dan mungkin jawaban aneh bin nggak mutu dengan bilang "lupa".
Mungkin ini yang namanya titik jenuh, rasanya nggak bisa bergerak karena pagar diri yang makin tinggi, hah ini panjang banget bakalan kalo enggak to the point.Jadi bagaimana rasanya menghilang dari dosen pembimbing skripsi selama 1 semester?. Hahahahaha. Akhirnya, setelah berlarut-larut dalam kemalasan yang amat-sangat membunuh, saya memutuskan kembali ke jalur lintasan sebagai mahasiswa, rasanya cuma kalimat "KAMU KEMANA AJA SELAMA INI" yang lewat sebagai tag-line pas liat semua orang bergerak dinamis. Lupa sama tanggungjawab, lupa sama prioritas, lupa kaau waktu nggak bisa balik, dan lupa harus naik kelas.
Ini jadi semacam kilas balik di kehidupan jaman sekolah menengah dulu, soal "belajar yang terlambat" true saat semua udah dapet sekolah dan saya masih pada akhirnya pergi berangkat les setiap malam buat ngejar suatu hal yang akhirnya saat ini harus saya selesaikan juga.
Lupa boleh, tapi kebanyakan jangan, sejatinya lupa itu emang bencana ilmu.Namun akan lebih baik bagi orang-orang yang waspada. Mari jadi orang yang lebih waspada. Waspadalah, Waspadalah.
Merindu Diri Sendiri
"Bagaikan menegakkan benang basah melepas rindu denganmu pada saat ini" Sepanjang saya mencoba mengenal diri sendiri ternyata tidak mudah. *kemudian rada galau*. Ngerasa fluktuatif, naik turun emosinya, egoisnya lebih gede, padahal kudu belajar ngalahin egois diri sendiri.
Saya jadi inget murid saya, yang selalu memilih menangis pada saat mengalami masalah di sekolah, entah itu hanya ingin minum atau buang air kecil, dia akan menangis kemudian salah satu ibu guru di kelas akan datang bertanya atau ibunya akan datang memeluknya membawa keluar kelas menuruti permintaan anak itu. Begitu terus, sampai akhirnya suatu hari ibunya mengirim pesan singkat kepada saya tentang anaknya yang akhir-akhir ini tidak mau masuk ke dalam kelas, karena alasan takut. Setelah melakukan diskusi dengan ibu kepala sekolah soal murid saya ini, *hiks salah satu kesalahan ada di saya juga.
Saya asik sama dunia sendiri, kalau teman kuliah saya pernah ada yang menegur "kamu itu udah kayak anak autis". Saya punya dunia sendiri, kerasanya sekarang deh. ibaratnya grafiknya abis dari atas, sekarang beban yang dari atas ini turun satu-satu, minta diselesaikan sebelum saya naik ke atas lagi. Sebenernya bukan ke beban sih lebih ke tanggung jawab yang nggak maksimal dijalanin. *hiks *lap ingus
Sekarang ini in progress, ngurusin sebiji demi sebiji tanggungjawab,
"Semoga kuat, dan pasti kuat karna hidup itu perlu diperjuangin,kamu itu adalah apa yang kuat kamu hadapi dan kebahagiaan itu akan sebanding."
iya saya masih percaya quotasi itu, masih *nyatetdikepala. Jadi saya merindu beberapa hal waktu grafik saya di masa sebelumnya. Yuk semangat yuk, kalo g mulai ngusungin satu-satu dari sekarang kapan lagi. *ngemasinbarang-barang *salim cium tangan.
Love
Utha