Kamu Habis Putus, Aku Menganggur
Kamu menangis Di pelukanku yang berserah Di ciumanmu yang bersalah Bila hangat yang kamu butuhkan, Bisa kuberikan dengan ramah
Kamu merasa paling hina Setelah kita sama-sama terbaring Tapi yang kamu inginkan hanya diinginkan Dua tahun matamu memendar melacur Berharap diguyur dengan yang sungguh
Kamu beranjak Apa yang kamu harapkan? Lebih tepatnya apa yang aku harapkan Jika kamu di sini hanya untuk menenggelamkan sentuhnya, Untuk sentuhku yang terlampau murah










