Seri Perkamen: Kertas.
Peracik: Magdalene
Kamu tidak pernah salah. Dari awal, kertas ini memang kosong sebersih mulanya. Akadku dengan kertas dan pulpen semula adalah ingin menulis sesuatu tentangmu. Setelah menghabiskan waktu banyak memikirkannya, tidak ada kata-kata yang bisa mewakili keindahan eksistensimu.













