Dulu.......aib itu adalah sesuatu yang sangat kita jaga. Dulu.......perasaan kita adalah sebuah rahasia, di mana hanya kita dan Tuhan saja yang tahu. Dulu.......kita adalah pribadi yang sangat santun. Di mana menegur orang, tidak di depan umum karena khawatir merendahkan harga dirinya. Kini........kita bangga mengumbar aib kita sendiri. Kini........kita terang-terangan menyatakan perasaan suka (lewat #KodeKeras) dan juga rasa benci pada seseorang maupun kelompok. Kini........kita dengan mudahnya mencaci, mengkritisi, dan menghakimi seseorang di akun pribadi kita maupun di kolom komentar medsos orang tersebut. Sahabat, sukakah kalian memakan bangkai saudara kalian sendiri? Tentu tidak kan? Lalu, mengapa kita masih membicarakan seseorang berdasarkan asumsi? Sebuah asumsi jika ternyata salah itu namanya FITNAH dan jika benar itu namanya GHIBAH. Yuk kita benahi diri sendiri! Satu contoh perbuatan baik lebih berdampak daripada hanya sekadar nasehat! *Note to Myself Bandung, 12 Januari 2017 Zennyartha Imagemoeslem Hermawan . (Seorang pembelajar dari sebuah perjalanan) #PathDaily #Kamis #SharingNgaji #BeYourself #TalkLessDoMore #BeAGoodPeople #Muslim #Islam #Quotes #SpaceSiaL #CatatanSiaL #Words (di Bandung)














