Sistem Operasi - Memahami Tujuan Penggunaan Teknologi Modern
seen from China
seen from United States
seen from Australia

seen from Tunisia

seen from Spain
seen from Canada

seen from India

seen from United States
seen from Russia
seen from Germany
seen from China
seen from China
seen from China

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from United States

seen from Algeria
seen from China

seen from Algeria

seen from United States
Sistem Operasi - Memahami Tujuan Penggunaan Teknologi Modern
Linux: Mengungkap 5 Fakta Menarik tentang Sistem Operasi Open Source yang Kuat
Linux, sebuah sistem operasi open source yang menjadi salah satu pilihan utama di dunia komputasi modern, telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan teknologi informasi. Berikut adalah lima fakta menarik tentang Linux:
1. Open Source dan Gratis
Salah satu ciri khas Linux adalah sifatnya yang open source. Artinya, kode sumbernya dapat diakses, diedit, dan didistribusikan oleh siapa pun. Kebebasan ini memberikan peluang bagi pengembang untuk berkolaborasi dan menciptakan solusi-solusi inovatif tanpa batasan biaya lisensi. Meskipun ada distribusi Linux yang disertakan dengan dukungan dan layanan berbayar, banyak distribusi Linux populer seperti Ubuntu, Fedora, dan Debian dapat diunduh dan digunakan tanpa biaya.
2. Diversitas Distribusi
Linux bukan sekadar satu sistem operasi tunggal, melainkan sebuah keluarga besar distribusi. Distribusi-distribusi Linux, atau disebut "distro," memiliki ciri khas masing-masing. Misalnya, Ubuntu dikenal karena kemudahan penggunaannya, sementara Arch Linux lebih terkenal di kalangan pengguna yang lebih berpengalaman dan ingin mengonfigurasi sistem secara mendalam. Diversitas ini memberikan fleksibilitas kepada pengguna untuk memilih distribusi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka.
3. Dominasi di Server
Linux mendominasi pasar server. Banyak server di seluruh dunia menggunakan sistem operasi Linux karena keandalannya, keamanannya, dan kemampuannya untuk menangani beban kerja yang besar. Apache, salah satu server web terkemuka, umumnya dijalankan di atas sistem operasi Linux. Keberhasilan Linux di ranah server juga menciptakan banyak peluang karir bagi administrator sistem Linux yang terampil.
4. Kernel Sebagai Inti
Kernel Linux, yang dikembangkan oleh Linus Torvalds pada tahun 1991, adalah inti dari sistem operasi Linux. Kernel inilah yang bertanggung jawab atas manajemen sumber daya perangkat keras, penjadwalan tugas, dan kontrol terhadap akses memori. Sifatnya yang modular memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan kernel sesuai kebutuhan mereka. Kernel Linux juga menjadi fondasi bagi banyak sistem operasi lainnya, seperti Android.
5. Performa dan Keamanan
Linux terkenal karena performanya yang stabil dan keamanannya yang tinggi. Kebanyakan serangan malware dan virus yang umumnya ditargetkan pada sistem operasi Windows memiliki dampak yang lebih terbatas pada Linux. Selain itu, siklus pembaruan yang cepat dan komunitas pengembang yang aktif membuat kerentanan keamanan dapat segera diatasi. Kinerja yang efisien juga membuat Linux menjadi pilihan populer untuk perangkat dengan sumber daya terbatas, seperti server, router, dan perangkat Internet of Things (IoT).
Linux terus berkembang dan berinovasi, menjadi kekuatan dominan di berbagai bidang teknologi. Dengan basis pengguna yang besar dan komunitas pengembang yang aktif, Linux akan terus memberikan kontribusi signifikan terhadap dunia komputasi dan teknologi informasi.
Silahkan kunjungi postingan Pengertian Sistem Operasi Single User, Jenis dan Contohnya untuk membaca artikel selengkapnya dengan klik link di atas.
Sistem operasi single user adalah sebuah sistem operasi yang hanya menyediakan sebuah akses ke sistem komputer ke satu pengguna secara sekaligus.
4 Hal yang Harus Dilakukan sebelum Update Android
Inanews - Proses pembaruan atau update perangkat Android adalah hal yang umum, dan terdapat beberapa cara yang benar yang harus diikuti jika Anda ingin pembaruan Android Anda berjalan dengan semestinya. Walaupun hal-hal ini tidak dapat menjamin bahwa Android Anda akan 100% bebas dari bug setelah pembaruan, paling tidak hal-hal di bawah ini akan mengurangi risiko yang dapat terjadi dan akan membuat pengalaman Android Anda lebih menyenangkan. Backup data Anda
Mem-backup semua data di ponsel atau perangkat Android Anda adalah satu hal dasar yang harus selalu diingatkan untuk dilakukan. Lebih banyak mem-backup lebih bagus, semakin sering mem-backup semakin baik, semakin banyak tempat penyimpanan hasil backup Anda lebih aman. Anda bisa mendapatkan layanan awan backup Anda sendiri, gunakan aplikasi gratis seperti Helium, salin file ke komputer Anda dengan kabel USB, email file-file Anda ke email Anda sendiri, buat Nandroid – lakukan apa pun yang diperlukan. Intinya adalah Anda melakukannya. Dan kemudian Anda melakukannya lagi, untuk memastikannya. Isi daya baterai Anda
Hal penting selama pembaruan adalah bagi baterai ponsel Android Anda untuk tidak kehabisan daya. Jadi pastikan baterai ponsel Anda memiliki muatan yang memadai sebelum Anda mulai. Sebaiknya pastikan baterai Anda berada di sekitar 70 sampai 80 persen, sebelum Anda mulai menginstal pembaruan apapun. Ambil beberapa screenshot terakhir
Sebaiknya ambil beberapa screenshot di layar utama Anda dan kirimkan lewat email kepada diri Anda sendiri sebelum memulai. Jika Anda menggunakan launcher Android alternatif, Anda dapat menyimpan preferensi layar utama Anda, namun tidak jika Anda menggunakan peluncur bawaan ponsel, dan oleh karenanya ambillah beberapa screenshot layar utama ponsel Anda. Ini akan menjadi pengingat praktis yang dapat Anda gunakan untuk mengatur ponsel Anda kembali sesuai keinginan Anda setelah Anda selesai melakukan semua pembaruan. Pembaruan itu sendiri tidak akan me-reset ponsel Anda, namun Anda akan melihat mengapa kami merekomendasikan untuk mengambil screenshot pada langkah berikutnya ini. Hapus cache dan factory reset
Sebagian dari Anda mungkin mengklaim tidak perlu melakukan factory reset setelah melakukan pembaruan Android dan itu mungkin benar untuk Anda. Tapi paling tidak Anda harus membersihkan cache sistem untuk Android Anda setelah menginstal firmware. Ini adalah cara tercepat dan termudah untuk membersihkan bug awal penguras baterai dan yang menyebabkan berbagai masalah pada kinerja ponsel. Factory reset dan pendekatan ‘mulai dari nol’ dengan firmware baru memberi Anda kesempatan terbaik untuk menghindari masalah yang tampaknya mengganggu pengguna setelah melakukan pembaruan. Setelah Anda mem-backup semua data Anda dan menginstal pembaruannya, cukup reboot ke pemulihan (biasanya dengan mematikan ponsel Anda dan menahan tombol Power and Volume Down secara bersamaan, namun bervariasi pada ponsel yang berbeda – cari situs untuk perangkat Anda) dan kemudian hapus partisi cache dan factory reset. Saat Anda melakukan booting lagi, cukup pulihkan backup Anda (atau gunakan fitur Tap & Go Android) dan atur kembali layar utama Anda sesuai keinginan Anda menggunakan screenshot yang sebelumnya telah Anda ambil sebagai referensi. Seperti yang telah dikatakan di atas, tidak ada jaminan bahwa versi Android yang baru tidak akan memiliki bug, namun masalah pada kinerja dan baterai yang biasa terjadi, reboot acak dan aplikasi yang tiba-tiba berperilaku aneh umumnya dapat dihindari dengan prosedur sederhana ini. Selamat mencoba. Read the full article
Windows 10 Kini Jadi Sistem Operasi PC Paling Populer
Liputanviral - Selain berhasil menjadi perusahaan paling bernilai di 2018, Microsoft juga telah mencatat hal penting lain di awal tahun ini. Kali ini, giliran produk kenamaan perusahaan tersebut yang mencatat hal penting, yakni sistem operasi Windows 10. Dikutip dari The Verge, Minggu (6/1/2019), Windows 10 berhasil menjadi sistem operasi PC paling populer di dunia saat ini. Sistem operasi tersebut, akhirnya berhasil mengalahkan pendahulunya Windows 7. Informasi ini diketahui dari laporan Net Applications pada Desember 2018. Kini, Windows 10berhasil menguasai pangsa pasar sistem operasi PC sebesar 39,22 persen, sedangkan Windows 7 memiliki pangsa pasar 36,9 persen. Dalam laporan tersebut itu disebutkan capaian Windows 10 berhasil diraih dalam waktu tiga setengah tahun. Selain itu, laporan ini sekaligus menandakan Windows 7 masih menjadi sistem operasi paling populer, meski sudah berusia 10 tahun. Pencapaian ini juga penting bagi Microsoft mengingat perusahaan masih berupaya untuk mendorong pemakaian Windows 10, utamanya untuk pelaku bisnis. Terlebih, perusahaan akan berhenti mendukung Windows 7 pada 14 Januari 2020. Sekadar informasi, Microsoft sebelumnya memiliki ambisi bahwa Windows 10 akan berjalan di satu miliar perangkat dalam waktu tiga tahun setelah rilis. Adapun sistem operasi itu pertama kali rilis pada 2015. Namun, ambisi tersebut sedikit melunak mengingat Windows 10 Mobile ternyata tidak menuai respon positif, sehingga sulit untuk mencapainya. Kini, Windows 10 sendiri sudah berjalan di 700 juta perangkat, termasuk PC, tablet, hingga Xbox One. Sebelumnya, Microsoft juga berhasil menyabet gelar perusahaan paling bernilai untuk menutup 2018. Ini merupakan kali pertama Microsoft mengakhiri tahun sebagai perusahaan paling bernilai setelah terakhir mendapatkannya pada 2002. Pada akhir 2018 Microsoft memiliki market cap sebesar US$ 779 miliar. Nilai ini mengungguli Apple dan Amazon yang masing-masing memiliki market cap US$ 746,5 miliar dan US$ 728 miliar. Kesuksesan Microsoft tidak lepas dari sejumlah upaya yang dilakukan perusahaan sejak dipimpin Satya Nadella. Pria asal India itu mulai melakukan perubahan dengan fokus pada layanan cloud, software open-source, dan layanan cross-platform. Selain itu, keputusan Microsoft untuk mengakuisisi GitHub ternyata memberikan dampak positif. Hal tersebut penting karena nilai akusisi GitHub merupakan yang terbesar ketiga di bawah LinkedIn dan Skype. Dengan kebarhasilan ini, sejumlah analis memprediksi bahwa Microsoft dapat bernilai lebih dari US$ 1 triliun sebelum akhir 2019. Bahkan, posisi ini dapat bertahan selama tiga hingga lima tahun ke depan mengingat portofolio yang dimiliki perusahaan. Awal Desember 2018, posisi Apple sebagai perusahaan paling mahal di dunia memang akhirnya digantikan oleh Microsoft. Setelah sebelumnya sempat membalap Apple, tetapi akhirnya kembali disalip, Microsoft kini benar-benar telah melampaui posisi Apple dengan nilai market cap mencapai US$ 851 miliar. Sekadar diketahui, meskipun nilainya tinggi, kedua perusahaan teknologi ini nilainya di bawah US$ 1 triliun. Padahal pada awal tahun ini, Apple dan Amazon telah mencapai nilai US$ 1 triliun. Mengutip laman CNN, Minggu (2/12/2018), Apple pertama kali melampaui Microsoft menjadi perusahaan paling mahal pada 2010. Kala itu, produk-produk konsumer milik Apple mulai laris di pasaran. Read the full article