Aku rindu gurauan mereka, ejekan yang tak punya batas.
Tak perlu lagi saling mengerti, cukup intuisi.
Akhirnya aku bisa bermanfaat, walau hanya pinjam alat.
Sesingkat apapun waktu bersama putih abu, itulah liburanku.
Dan maaf, aku lupa segala ketika bersama diri yang sebenarnya.
Semoga tetap terjaga,
Karena kalian “Satu”-”Satu”nya rumah pelampias amarah tanpa harus tumpah.
Dan untuk merah maafkan,
Karena “SATU” adalah langkah pertama.
Aku tak akan pernah lupa, dan mereka selalu yang utama.
“You’ll Never Understand If You’re Not One Of Us”











