Hidden Figures : Sejarah dan Pengakuan #12
Sebelum kita lupa rasanya, sebaiknya kita tulis biar bisa diingat dan dijadikan pembelajaran (pengutipan ulang dari nkcthi hehehe)
Film yang ditonton awal minggu bersama tazkia. Film nya cerita tentang tiga perempuan kulit hitam yang bekerja di NASA. Tiga perempuan cerdas yang menjadi sosok sosok tidak terlihat dari keberhasilan penerbangan astronot US, John Glenn.
Sebelumnya udah coba browsing apakah ini berdasarkan true story atau enggak. Sempet lupa juga di film nya ada disclaimer true stoeg atau enggak, hasil browsing bilang kalau ini beneran dan tokohnya beneran ada.
Hal yang mau dibahas kali ini lebih ke nilai nilai yang diambil dan konteks sejarah yang dibangun. Untuk berbagai hal tentang ke film-an mungkin aku gak bisa bahas terlalu banyak karena bukan orang yang terlalu paham sama hal kayak gitu.
1. Pertama kali nonton film langsung kebayang sama mata pelajaran sejarah yang diajar pak joko. Bahkan aku dan tazkia sampe kayak nge-recall memori tentang apa aja yang terjadi masa itu.
Segresi antara kaum kulit hitam dan kulit putih. Dimana banyak banget hal-hal yang dibedakan darj mulai sekolah bahkan hal terkecil kayak kamar mandi dan termos. Mereka bener bener gak mau berbaur dan merasa kalau kaum kulit hitam itu rendahan walaupun mereka sebenarnya punya kinerja atau prestasi yang lebih bagus. Banyak hal hal yang gak masuk akal diupayakan untuk mencegah kaum kulit hitam mencapai strata yang lebih tinggi.
Huftttt ini bikin miris banget sih. Apalagi ngeliat scene katherine johnson yang harus jalan sampe 1 km lebih buat ke kamar mandi karena gedung tempat dia kerja gak ada kamar mandi kulit hitam. Sambil bawa tumpukan kerjaan yang harus diperiksa,dia lari lari karena kebelet dan baliknya lagi dia harus lari biar bosnya gak marah. Suka banget sama bos nya yang akhirnya ngelepasin tanda toilet kulut hitam dan kulit putih biar gak perlu ada yang sampe harus jauh jauh pergi ninggalin kerja untuk alasan yang konyol (?) Dan suka juga sama pikiran John Glenn yang mau bersalaman sama perempuan kulit hutam plus mengapresiasi dan ngasih semangat buat mereka.
2. Perempuan dalam sejarah. Hmm dengan kondisi tahub segitu sebagian dari kita pasti tau kalau perempuan masih sering banget dianggap sebelah mata. Bayangin, perempuan kulit putuh aja direndahkan apalagi kalau seseorang itu perempuan dan kulit hitam. Keliatan banget sih di film penggambaran kalau perempuan kulit hitan direndahkan, gak hanya dari laki laki kulit putih aja tapi dari kulit hitam beberapa ada juga.
Perjuangan Dorothy buat bisa memberdayakan dan menaikan derajat perempuan kulit hitam di kantornya yaitu human computer bener bener keren. Dia dikasih kesempatan dan memotivasi mereka buat bekerja keras juga agar bisa menjadi pegawai tetap atau mendapatkan posisi yang lebih baik.
Perjuangan Mary biar bisa jadu insinyur juga melihat kalau beberapa pekerjaan udah dikategori untuk laki laki dan perempuan (konstruksi sosial tapi untuk beberapa hal ini mungkin aku setuju) tapi melihat potensi mary dab pas masuk kelas bya dia diliatin sama cowok cowok juga bikin sedih juga.
3. Ngeliat 3 tokoh utamanya, ketampar banget buat belajar dan bekerja keras. Malu kalau masih males-males an padahal mereka aja berusaha buat cari celah agar bisa ngasih yang terbaik ditengah himoitan keadaan yang merugikan.
Emang kita gak bisa terus terusan berharap keadaan untuk menguntungkan kita, sering kali kita yang harus bekerja ekstra agar bisa tetap bertahab dan progresif di keadaan yang tidak menguntungkan.
4. Terakhir, film ini berlatar pada masa perang dingin. Dimana amerika serikat dan rusia berusaha satu sama lain untuk menampilkan kehebatan mereka. Setalab Yuri Gagarin bisa pwrgi keluar angkasa, NASA mendapat tuntutan yang sangat tinggi dari masyarakat dan pemerintahnya untuk bisa nyusul. Apalagi sesudah itu rusia juga mulai menerbangkan satelit mereka yang membuat Amerika Serikat makin kebakaran jenggot.
Opini personal dari aku adalah aku mulai ngerti kenapa US bisa ketinggalan pada masa itu dibanding rusia, mereka masih meributkan hal hal yang gak terlalu penting macem segresi. Ketika rusia udah berpikir gimana caranya nerbangin orang, orbit dan luar angkasa, US masuh berkutat dengan masalah pride kaum kulit hitam dan kulit putih. Mereka gengsi mempekerjakan orang kulit hitam yang lebih cerdas dan malah dengan sombongnya berusaha mencari sendiri.
Diakhir pesan yang ditangkap adalah kalau dengan bekerja sama semua pasti bisa. Ego perlu dikesampingkan untuk mencapqi tujuan bersama. Mengakui bahwa ada orang yang lebih paham membuat kita dapat memaksimalkan potensi. Terbuka atas segala pendapat dan potensj membangun kefektifan bekerja.
Sebuah film yang sarat akan makna dan sejarah. Belajar dari masa lalu membuat kita tidak ingin mengulang kesalahan yang sama.
Boleh banget ditonton biar makin bersyukur akan keadaan sekarang. Sekian buat cerita film nya, mungkin aku bakal review beberapa film lagi karena berhubungan lagi nontob banyak film ehehrhhe.