Menjadi Manusia “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz Dzariyat: 56) Berkali-kali menekankan kepada diri sendiri bahwa ketika saya beribadah selamatlah saya. Tapi realitanya tidak semudah itu. Meniatkan semuanya hanya untuk beribadah bukan hal yang mudah. Apalah hati yang seringkali tergoda menanti pujian, mengharap imbalan seringkali membuat saya berbelok arah. Sudah di niatkan diawal bukan berarti selamat ditengah bahkan sampai diakhir. Seringkali niat itu terkoyak bahkan disaat-saat sampai garis finish. Nyatanya menjadi manusia yang taat, taqwa dan bisa bersyukur atas nikmat yang Allah berikan dan sabar atas ujian yang Allah taqdirkan tidak semudah membalikan tangan. Tidak sesimple itu. Ada ikhtiar-ikhtiar yang harus dilewati, ada doa-doa yang terus dirapalkan, ada tangis, kecewa, harap, takut dan tawakkal yang terus dihadirkan. Allah maha baik, dengan saya yang sering lalai, sering marah dengan ketetapannya sering banyak mengeluhnya tak pernah bosan memberikan kesempatan. Allah baik sekali merencanakan agar saya menjadi manusia yang baik dengan menghadirkan orang yang baik di sekeliling saya. Keluarga, pertemanan, tetangga dan orang-orang terdekat yang selalu membuat saya belajar untuk menjadi manusia yang memanusiakan. Saya bersyukur 💙 Kepada AKU #syukur #syukurday2 #selfhealing https://www.instagram.com/p/B5knmEGAxAZ/?igshid=z1buniy2mf12








