“Segala sesuatunya itu harus dipersiapkan dengan baik. Lebih baik dimulai dari diri sendiri, karena jodoh adalah cerminan dari diri kita.”
Pertama kali tau Ustad Marzuki Imron “Naruto” ini waktu diundang ke kajian SKI di kampus dan kebetulan saya hadir. Beberapa kali hadir, saya paling senang waktu itu kalau yang menyampaikan Ustad Imron dan Ustad Adri (kalo kuliah di Unair atau Surabaya pasti pada tau kali ya). Karena pembawaan mereka yang lucu dan santai, tapi tetap penuh ilmu. Saya dulu bukan seseorang yang senang datang ke kajian, masih pilih-pilih dan melihat siapa yang menyampaikan. Waktu itu, datang ke kajian bukan prioritas saya. Dan yang saya tau, setiap kali Ustad Imron yang mengisi, semuanya terasa lebih menarik dan masuk ke dalam hati saya.
Ustad Imron lebih terkenal dengan nama Ustad Naruto. Kenapa?
Soalnya beliau fans berat Naruto dan hampir selalu memakai jaket Naruto :))
Lama sekali sudah tidak mendengar suara Ustad Imron. Sampai suatu ketika saya menemukan akun Instagram @main.kemasjid, mashaAllah senang sekali tau ada akun ini, karena tujuannya untuk mengajak anak muda mencintai masjid, foundernya adalah Ustad Aditya, terkenal dengan dakwah beliau sebagai mantan anak punk yang berhijrah.
Main ke Masjid kemudian mengadakan acara Mantan Fair, Lupain Mantan dan Siapin Nikah. Lucu banget kan namanya? Haha. Mereka ngga ngompor-ngomporin nikah, tapi mengajak anak muda yang mungkin lagi galau berat habis diputusin pacar untuk segera melupakan dan kembali ke jalan yang seharusnya, yaitu mempersiapkan pernikahan dengan cara yang benar. Tapi, bener deh, ngga usah nyesel kalau memang kamu habis diputusin atau memutuskan hubungan sama pacar, berlarilah ke Allah, jangan yang lain. Kalau berlarinya ke Allah, inshaaAllah akan mendapatkan kebenaran, tapi kalau curhatnya ke temen, kalau temennya ‘mbleset’, bisa kembali lagi ke kemaksiatan (pengalaman banget Fir?)
Nah, yang saya share kali ini adalah salah satu kajian dari acara tersebut dan disampaikan oleh Ustad Naruto. Judul kajian yang menarik ini adalah “Menyiapkan Kondisi Awal Pernikahan”
Ada beberapa judul kajian di channel Main ke Masjid, tapi entah mengapa pilihan pertama untuk saya dengarkan adalah kajian ini. Jangan underestimate bahwa isinya adalah hal-hal baper dan cuma masalah jodoh-jodoh saja. Tapi menurut saya, Ustad Naruto benar-benar membawa kita untuk mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih siap bila sewaktu-waktu Allah mentakdirkan kita untuk segera menikah. Mempersiapkan ibadah itu ngga mudah loh, yang cowok pasti banyak kan godaannya buat berangkat ke masjid? Yang cewek kalau mau memulai ibadah lagi setelah krang lebih seminggu mengalami masa haid pasti ada aja juga godaannya. Apalagi ini mau menyempurnakan separuh agama dengan ibadah seumur hidup. Saya baru sadar, bahwa menikah bukan sekedar menemukan pasangan, kemudian menikah, dan hidup bahagia. Itu mah dongeng kali ya. Serem juga liat kasus-kasus pernikahan saat ini yang cerai cepat dan dibumbui pelakor.
Serius deh, harus nonton dari awal sampai akhir, sebelum menyesal.
Kesiapan yang harus dimiliki sebelum menikah:
1. Siap terima yang tak sempurna
2. Siap terima perbedaan
3. Siap mengalah
4. Siap bertanggung jawab lebih
5. Siap belajar bersama
Di atas adalah inti materi dari kajian ini, untuk penjelasannya nonton sendiri ya. Karena banyak banget hal-hal yang tidak bisa dirangkum dan penting banget buat diketahui.
Hal ini pun bagi saya adalah sikap yang juga harus kita miliki sehari-hari, bukan perkara ketika ingin menikah saja, dan saya sangat setuju bahwa seorang manusia memang harus memiliki sifat dasar ini untuk bisa sukses menjalin hubungan serta komunikasi dengan orang lain.
“Wanita itu mudah untuk mencintai, sementara laki-laki itu sulit untuk mencintai namun ia mudah membuat dirinya dapat dicintai.”
-Ustad Marzuki Imron
Bila merasa kajian ini bermanfaat, jangan lupa dibagikan buat temen-temennya yang lain. Supaya selalu berada dalam lingkar-lingkar kebaikan. Hijrah itu sulit, Dilan aja ngga sanggup. Yuk sama-sama menuju kebaikan!