Kucing dan Pasir
Dalam sunyi, sepi menjalar, melingkup segenap luas dunia. Tak ada suara, hanya kesendirian, sepi mengalir. Si kecil itu, dengan jejaknya yang juga tak kalah kecil dan sederhana, Tinggalkan kenangan dalam bentuk yang tak sempurna.
Ketika angin datang membawa butir pasir, mendekap, menyelimuti. Kelembutan yang tak terucap, tak tampak, menyelip di antara celah dunia. Melindungi yang terlupakan, menyembunyikan jejak hina.
Mungkin ini cara dunia bicara, Bahwa dalam sunyi, ada yang menjaga, Dalam kesendirian, ada yang menemani, Dan setiap yang terlupakan pun, Punya tempatnya untuk dilindungi.












