Jurnal Anak Bah-LOL
Penulis:Syammas P. Syarbini
Penyunting: Fatimah Azzahrah
Penerbit: Cakrawala
Ukuran: 13 x 19 cm Tebal: 148 halaman ISBN: 978-979-383-315-6
Harga: Rp30.000,- *)
“Kayaknya harus dicabut deh ini, bolongnya banyak banget kayak jalanan Pantura.”
Anjrit! Gue tahu gigi gue bolong, tapi permisalannya kenapa harus ‘jalanan Pantura’? Padahal gigi gue nggak pernah dilintasin truk-truk gede, kan?!
“Nggak bisa ditambal aja, Bu?” tanya gue.
“Nggak bisa. Bisanya dicor. Mau?”
Gue nelen ludah, Ustaz Ocid nelen ludah. Kita berdua mulai curiga bidan ini sebenarnya lulusan Kebidanan atau Teknik Sipil?
***
Seberat-beratnya cobaan yang dihadapi anak sekolahan yang diterpa badai Kurikulum 2013, masih berat cobaan yang harus dihadapi seorang anak yang dibuang ayahnya ke pesantren kayak Dimas. Udah jumlah mata pelajarannya super banyak, masih dibonusin banyak larangan yang harus dipatuhi selama 24 jam, seperti nggak boleh piara rambut gondrong, nggak boleh pacaran, sampai nggak boleh bawa poster Melody JKT48.
Nih ya, kalau di sekolahmu, buat deketin cewek masih bisa dilakuin dengan:
kenalan – follow Twitter – add Facebook – PDKT – teleponan – jalan – jadian
Di pesantren kalau nggak bisa kreatif, paling banter cuma gini:
kenalan – titip salam – kasih cokelat – kirim surat – ketahuan ustaz – dibotak
Nggak perlu berhitung berapa banyak yang dibotak, apalagi membayangkan penampilan mereka yang kembaran sama bangsa tuyul. Yang perlu kamu lakukan cuma baca buku ini!











