Writing is Healing
Melalui tulisan, aku memeluk pilihan-pilihan, berdialog dengan diri, berani menghadapi ketakutan terbesar, dan menuangkannya dalam penghayatan.
Menulis adalah bentuk perlawanan menghadapi kenyataan.
--
Menulis adalah merapikan kenangan, melihat sudut pandang lain dari kesialan nasib yang menjadi kambing hitam.
Menelurkannya dalam ikatan kata dan pendalaman yang lebih bermakna.
Tulisan jenis ini tidak dibuat untuk memuaskan pembacanya. Sekedar menjadi penawar bagi penulisnya.
--
Aku pun pernah dan sampai saat ini melakukan, menulis sebagai cara untuk healing, terapi diri.
Saat menulis mungkin akan muncul perasaan tidak nyaman karena diri 'dipaksa' menghadapi perasaan dan ketakutan yang ingin dihindari. Tapi setelahnya, feeling much better.
--
Ketika menulis, ada proses berpikir yang dilalui saat menuangkan dalam rangkaian kalimat, memberikan kesempatan diri mengkoreksi kognitif atau cara berpikir yang salah ketika melihat situasi.
--
Menulis tidak hanya katarsis, pada proses tertentu ia bisa menjadi bentuk kontemplasi menuju pencarian kebermaknaan diri.
Cimahi, 30 April 2020 | hanalzulfan














