"la cuisine c'est la musique" Baru saja menyelesaikan episode final tenno no ryoriban! 😊😊😊 aka The Emperor's Cook. Dorama ini mencakup beberapa passion saya (yang memang banyak) : ya soal masak dan kulinari (baca : makan haha), ini drama Jepang, dan 20% settingnya berada di Paris dengan pemandangan Nyonya Besar selalu terpampang #laffanget 😍. Jepang itu paling oke kalau soal mengeksplor cerita yang tidak biasa. Even perjuangan seorang koki belajar masak pun bisa semegah ini ceritanya. Based on true story of Akiyama Tokuzo's life. Bahkan gak perlu bertele-tele sampai puluhan episode, cukup 12 saja #ifyouknowwhatimean. Di episode terakhir, malah anti klimaks karena tujuan premisnya sudah tercapai di episode 9-10. Tapi tetap harus nonton episode terakhir karena bakal teraduk-aduk emosinya. Melihat Jepang di tahun 1945 bikin emosi jiwa! Loe kata Jepang menderita?? Lihat dong penderitaan negara lain yang loe bikin! 😠😡 Well, saya akan tetap menjalani hate and love relationship dengan budaya Jepang yang saya kagumi. Semoga generasi jepang sekarang makin terbuka kalau nenek moyang mereka pernah menorehkan darah di muka bumi (setahu saya, anak muda Jepang tidak tahu sejarah Jepang yang sebenarnya dan ditutup tutupi). Cukup dulu bapernya. Intinya drama ini high recomended banget. 40 tahun kehidupan tokoh utama dipadatkan menjadi 12 episode yang selalu membuat penasaran. Daaaan, bikin saya pengen terus-terusan makan eh tapi booong! 😂 maksudnya pengen belajar masak lagi yang enak-enak. Good food will feed your soul, dont cha? (pemikiran dari seseorang yang menjadikan makanan enak sebagai pelarian dari mumet pikiran 😎) Dan kalau review singkat ini belum cukup, pemeran tokoh utama adalah Takeru Satoh lho. Iya, yang meranin Rurouni Kenshin itu. Di sini jadi koki culun banget. Culun dengan kerennya. #bias 😁 #quote #doramaquote #dramaquote #JapaneseDrama #dorama #takerusato #tennonoryoriban #theemperorscook








