Tentang Inspirasi Foto pada Urutan Ke-11
Pada galeri handphoneku menunjukkan foto suatu halaman dari buku yang sedang kubaca. Judulnya The Fire Starter Sessions (Panduan Praktis + Mendalam untuk Membangun Kesuksesan Anda Sendiri). Pengarangnya orang bule bernama Ms. Danielle Laporte. Buku ini ialah buku non fiksi pertama yang kubaca kembali setelah beberapa tahun sudah tidak pernah membacanya lagi. Sangat menguras pikiran dan emosi sehingga kemungkinan membutuhkan waktu agak lama untuk menyelesaikannya.
Ada beberapa kalimat yang aku beri highlight. Kalimat pertama berbunyi “Ketika Anda jelas mengenai apa yang ingin Anda rasakan, pengambilan keputusan Anda menyentuh hal-hal yang pokok”. Seperti kata pepatah bijak, jangan membuat keputusan dikala sedang marah itu ada benarnya. Dalam pengambilan keputusan yang membutuhkan konsentrasi ekstra dan emosi yang netral penting dibutuhkan agar hasilnya sesuai dengan apa yang diinginkan.
Lalu kalimat selanjutnya “Pertama-tama, perjelas apa yang ingin Anda rasakan. Kemudian, lakukan hal-hal yang membuat Anda merasakan demikian”. Contohnya bila ingin bertemu teman lama menjadi tujuan kecil kamu, perasaan apa yang ingin anda dapatkan saat bertemu dengannya nanti. Senang, haru atau pengalaman baru. Itu kembali lagi terkait apa yang ingin kamu ciptakan. Hal ini masih bias dalam kehidupanku dan perlu latihan kecil untuk mengidentifikasi perasaan.
Kalimat terakhir yang diberi highlight ialah “Perasaan itu magnetis. Sikap digerakkan oleh emosi dan emosi adalah tandanya. Rasa syukur menciptakan lebih banyak alasan untuk bersyukur. Kemurahan hati menimbulkan respons yang murah hati”. Contoh nyatanya bila ada kamu melihat pengemis di jalan dan waktu itu kamu punya uang untuk diberikan kepadanya, maka kamu memberikan uang tersebut. Nah, emosi kasihan dan peduli yang hadir mendorong kamu untuk melakukan aksi, yaitu bersedekah kepada pengemis.
Mendefinisikan impian dan perintilannya memang masih menjadi pekerjaan rumah bagiku. Tidak perlu galau berkepanjangan karena nanti bisa rugi seumur hidup. Makanya aku memilih membaca buku yang terkait dengan masalahku agar dapat memberi sudut pandang yang baru yang siapa tahu akan membantu dalam memberi solusi. Ada banyak cara, tapi kalau tidak diiringi dengan niat tentu tidak akan bergerak maju kan? Yuk membaca buku.
Jakarta, 26 Oktober 2020 - 22.13. Published now due to busy routine...












