Senja sore ini
Langit BSD sore ini cantik sekali. Apa karena aku dah lama gak lihat langit sore BSD? Atau ternyata langit pun menyambut kedatanganku di rumah? Aahh... sweet sekali kalau memang betul. wkwk. ^^
Andai apa yang kita lihat bisa langsung dicetak jadi foto. Pasti hp kentangku ini minder sama hasil jepretan mataku. Oh ya, kalau dalam perjalanan, aku lebih suka duduk di dekat jendela. Haha. Selain untuk menghindari percakapan dengan orang, aku lebih suka memandang jalanan yang ku lewati, makanya, kalau aku pergi kemanapun, kadang aku tanya teman-temanku, "mau titip salam gak?", "Hah? Buat siapa?", "Jalanan yang aku lewatin" wkwkwk.
Tapi, seringnya dibilang gak jelas. Yaa... jugak sikkkk... buat orang normal, kadang emang gak masuk akal, buat apa coba? Karena memang obrolanku dengan pemandangan cuma terjadi di pikiranku aja, hahaha. Lebih ke.. menceritakan mimpi-mimpiku gitu, siapa tau kan tiba-tiba gak cuma sampe ke tempat tujuan, tapi sampe ke cita-cita impian. Apasih, fittt? Wkwkwk, gpp I like myself. ^^
Harusnya, aku ganti ya pertanyaannya, "mau titip do'a gak?" Karena akupun baru ingat kalau salah satu do'a yg mustajab adalah doa waktu perjalanan, do'anya musaffir. Perjalanan Bandung-Tangerang termasuk musaffir, kan ya?
Tapi.. tapii.. kalau do'aku apa mungkin? Stop. Stop meragukan apapun, inget Allah tuh mendengar setiap do'a dan seperti apa kata Nabi Zakariya, "wa lam akun bidu'aika rabbi syaqiyya".
Besok lagi, kalau aku akan berada dalam perjalanan, nggak cuma pertanyaan titip salam deh, aku tawarkan juga titip do'a. Hehehe.
.
Seperti biasa, judul dan tulisannya gak nyambung. Tapi, gpp. I like myself. ^^











