
seen from United States
seen from South Korea
seen from China
seen from China
seen from Malaysia
seen from United Kingdom
seen from Malaysia
seen from Russia

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United Kingdom
seen from China
seen from China
seen from Malaysia
seen from Malaysia
seen from Türkiye
seen from China
Voice Over Internet Protocol (Amanda Tri Afrilia)
BAB 5 Voice over Internet Protocol (VoIP)
♤Voice over Internet Protokol (VoIP)♤
🌷Voice over Internet Protocol🌷
~ Berikut ringkasan suara tentang Voice over Internet Protocol ~
A. Memahami VoIP
Voice over Internet Protocol (VoIP) merupakan teknologi yang dapat melakukan panggilan jarak jauh melalui internet. Data suara dapat diubah menjadi kode digital, kemudian dialirkan ke jaringan yang mentransmisikan paket data. Pada jaringan suara konvensional, pesawat telepon dapat terhubung langsung dengan Privat Automated Branch eXchange (PABX). Selain itu, pesawat telepon dapat terhubung dengan Sentral Telepon Otomat (STO) apabila jaringan tersebut milik Telkom. STO berisi daftar nomor telepon yang diurutkan secara bertingkat berdasarkan wilayah cakupannya. Saat ingin menghubungi rekan lainnya, tuts pesawat telepon yang ditekan akan memberikan informasi lokasi tujuan melalui nada DTMF. Kemudian, jaringan akan menghubungkan dua titik secara otomatis.
Bentuk sederhana dari sistem VoIP yaitu dua komputer yang terhubung dengan internet. Komputer yang terhubung dengan internet serta memiliki kartu suara yang terhubung dengan mikrofon dan speaker merupakan persyaratan dasar koneksi VoIP. Dukungan software khusus memungkinkan kedua pengguna komputer dapat terhubung satu sama lain. Hubungan tersebut dapat berupa pertukaran video, suara, gambar, dan file. Fokus utama VoIP yakni hubungan antara satu dengan yang lain dalam bentuk suara. Manfaat biaya dapat dilihat melalui jarak terhubungnya dua lokasi tersebut seperti antarkota dan antarnegara. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kedua pihak hanya perlu membayar pulsa internet yang lebih murah daripada biaya pulsa telepon jarak jauh atau internasional. Pulsa internet digunakan pada aplikasi berkirim kabar serta aplikasi fungsional yang terdapat di telepon.
1. Sejarah VoIP
Sistem koneksi VoIP akan mengalami evolusi seiring perkembangan zaman, begitu juga bentuk perangkatnya. Perkembangan tersebut tidak hanya berupa komputer yang saling terhubung, melainkan perangkat lain seperti telepon yang terhubung ke jaringan VoIP. Jaringan data digital dengan gateway untuk VoIP berhubungan dengan PABX atau jaringan analog telepon.
Komunikasi antara komputer dengan pesawat (extension) di kantor merupakan hal yang dapat dilakukan. Suara bukan satu-satunya bentuk komunikasi. Bentuk komunikasi juga dapat dilakukan secara tertulis (chat). Apabila memiliki jaringan yang cukup besar, dapat melakukan konferensi video. Dalam bentuknya yang lebih maju, komunikasi lebih dikenal dengan IP telephony. IP telephony adalah bentuk komunikasi multimedia sebagai kelanjutan bentuk komunikasi suara (VoIP).
Media dan perangkat komunikasi membuat VoIP menjadi populer di masyarakat. Awalnya, VoIP memiliki bentuk jaringan yang tertutup antarlokasi untuk penggunaannya sendiri. Namun, sekarang ini bentuk jaringan VoIP berkembang lebih kompleks. Untuk penggunaan antarcabang pada komunikasi internal, VoIP digunakan sebagai penyambung antar PABX.
Perkembangan selanjutnya yakni gabungan PABX yang tidak lagi menggunakan jaringan tertutup, melainkan internet sebagai bentuk komunikasi antarkantor. Tingkatan lebih lanjut adalah penggabungan antarjaringan. Dengan demikian, masyarakat dapat saling berinteraksi bahkan dapat mengirimkan gambar atau video menggunakan aplikasi, seperti WhatsApp, Line, WeChat, dan Kakao. Selain itu, masyarakat dapat berinteraksi melalui aplikasi video conference seperti Zoom dan Google Meet.
2. Protokol Penunjang VoIP
Terdapat beberapa protokol yang menjadi penunjang jaringan VoIP. Berikut diuraikan mengenai protokol penunjang tersebut.
a. Transfer Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP)
TCP/IP merupakan protokol yang digunakan pada jaringan internet. Standardisasi sangat diperlukan agar terjadi kesepakatan antarkomputer, terkait tata cara pengiriman dan penerimaan data. Berdasarkan hal tersebut, data dapat dikirimkan dan diterima dengan benar. Protokol TCP/IP terdiri atas dua bagian besar yaitu TCP dan UDP. Di bawah lapisan tersebut terdapat protokol yang bernama IP. Berikut dipaparkan mengenai TCP, UDP, dan IP.
1) Transmission Control Protocol (TCP).
TCP adalah protokol yang menjaga reliabilitas hubungan komunikasi end to end. Cara kerja TCP adalah mengirim dan menerima berbagai segmen informasi dengan panjang data bervariasi dalam suatu datagram internet. Dalam koneksi VoIP, TCP digunakan selama signaling. TCP untuk menjamin setup panggilan pada sesi signaling. TCP tidak untuk mengirim data suara. Hal tersebut karena penanganan data yang mengalami keterlambatan pada komunikasi data VoIP merupakan hal penting daripada penanganan paket yang hilang.
2) User Datagram Protocol (UDP)
UDP adalah protokol utama di atas IP yang strukturnya lebih sederhana daripada TCP. UDP, umumnya digunakan dalam situasi komunikasi yang tidak mementingkan mekanisme reliabilitas. UDP banyak digunakan di VoIP untuk mengirimkan audio streaming. Hal tersebut berlangsung terus menerus dan menekankan kecepatan transfer data. Berdasarkan hal tersebut, data akan tiba di tujuan tanpa melihat paket yang hilang, walaupun mencapai 50% dari paket yang dikirim. Oleh karena itu, UDP dapat mengirimkan data streaming dengan cepat. Sebagian besar transmisi data dalam teknologi VoIP dilakukan melalui private network karena tidak terdapat mekanisme transmisi ulang untuk mengurangi jumlah paket yang hilang.
3) Internet Protocol (IP)
IP dirancang untuk menghubungkan sistem komunikasi komputer melalui jaringan packet switched. Dalam jaringan TCP/IP, komputer diidentifikasi menggunakan alamat IP. Setiap komputer memiliki alamat IP yang unik. Masing-masing IP memiliki perbedaan antara satu dengan yang lain. Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahan dalam transfer data.
Protokol akses data berhubungan langsung dengan media fisik. Pada umumnya, protokol ini bertugas mendeteksi kesalahan selama pengiriman data. Untuk komunikasi data, IP mengimplementasikan dua fungsi dasar yaitu addressing dan fragmentasi. Salah satu hal penting tentang IP saat mengirim informasi adalah metode pengalamatan pengirim dan penerima.
b. Session Initiation Protocol (SIP)
SIP merupakan protokol untuk inisiasi, modifikasi, dan terminasi sesi komunikasi VoIP. SIP merupakan protokol open standard yang dipublikasi oleh IETF, RFC 2543, dan RFC 3261. SIP tidak hanya untuk negosiasi sesi komunikasi voice, melainkan negosiasi sesi komunikasi data dari media lainnya seperti teks dan video. SIP bukan media transfer protokol, namun signal protokol. SIP tidak menghantarkan data media, seperti video, teks, dan suara, tetapi melakukan negosiasi sesi komunikasi dan menggunakan protokol lain seperti RTP sebagai media transfer protokol.
C. H.323.VoIP dapat berkomunikasi dengan sistem lain yang beroperasi pada jaringan packet switch. Untuk dapat berkomunikasi, diperlukan standardisasi sistem komunikasi yang kompatibel antara satu dengan lainnya. Salah satu standar komunikasi pada VoIP menurut rekomendasi ITU-T adalah H.323 (1995-1996).
Standar H.323 meliputi komponen, protokol, dan prosedur yang menyediakan komunikasi multimedia melalui jaringan packet based. Bentuk jaringan packet based yang dapat dilalui, yaitu jaringan internet, Internet Packet Exchange (IPX)-based, Local Area Network (LAN), dan Wide Area Network (WAN). H.323 dapat digunakan pada beberapa layanan multimedia, seperti komunikasi suara (IP telephony), komunikasi video dengan suara (video telephony), dan gabungan suara, video, serta data.
3. Implementasi VoIP
Skype merupakan salah satu aplikasi VoIP. Skype adalaj software aplikasi komunikasi suara berbasis IP melalui internet antarpengguna Skype. Ketika menggunakan Skype, pengguna yang sedang online mulai mencari pengguna lain, kemudian membangun jaringan untuk menemukan pengguna lainnya.
Aplikasi Skype memiliki banyak fitur untuk memudahkan penggunanya. Skype dilengkapi dengan SkypeOut dan Skypeln. Hal tersebut memungkinkan pengguna Skype berhubungan dengan pengguna telepon konvensional dan telepon genggam. Selain Skype, terdapat banyak penerapan teknologi VoIP, contohnya WhatsApp, Line, Zoom, dan Google Meet.
4. Keuntungan dan Kekurangan VoIP
Berikut dipaparkan mengenai keuntungan dan kekurangan penggunaan VoIP.
a. Keuntungan VoIP
VoIP memiliki beberapa keuntungan berikut.
1) Biaya yang dikeluarakan untuk melakukan sambungan jarak jauh terbilang murah. Melalui perangkat yang terhubung dengan jaringan internet, user sudah dapat melakukan komunikasi.
2) Apabila perusahaan memiliki jaringannya sendiri, pembangunan jaringan VoIP dapat dilakukan dengan mudah karena tidak diperlukan biaya tambahan bulanan saat menambahkan komunikasi suara.
3) Penggunaan bandwidth bertambah kecil daripada telepon. Dengan majunya teknologi, penggunaan bandwidth untuk voice menjadi sangat kecil. Teknik pemampatan data memungkinkan suara hanya membutuhkan sekitar 8 Kbps bandwidth.
4) Beragam bentuk jaringan VoIP yang dapat digabungkan sampai dijadikan jaringan besar, contohnya VoIP Rakyat.
5) Dapat melakukan komunikasi dengan perbedaan perangkat, contohnya antara laptop dengan ponsel atau sebaliknya.
b. Kekurangan VoIP
Selain keuntungan, VoIP juga memiliki kekurangan sebagai berikut.
1) Kualitas mutu suara yang dihasilkan tidak sejernih jaringan PSTN. Hal ini karena efek dari kompresi suara dengan bandwidthnya kecil sehingga menyebabkan penurunan mutu suara daripada jaringan PSTN konvensional. Namun, apabila koneksi internet yang digunakan berupa koneksi internet pita lebar (broadband), kendala mutu tersebut dapat terselesaikan.
2) Rawan terjadi putus koneksi.
3) Biaya instalasi mahal.
4) Apabila menggunakan internet dan komputer di belakang Network Address Translation (NAT), diperlukan konfigurasi khusus untuk membuat VoIP tersebut berlanjut.
5) Menyebabkan jaringan terhambat saat bandwidth menjadi kecil.
6) Penggabungan jaringan tanpa dikoordinasikan dengan adil menimbulkan kekacauan dalam sistem penomoran.
VOICE OVER INTERNET PROTOCOL (VoIP)