Yadnya Kasada, Acara Adat Tengger. Bromo Tutup 4-5 Juni
Yadnya Kasada adalah ritual Hindu tahunan yang diadakan oleh masyarakat Tengger di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur, Indonesia. Ritual ini dilaksanakan pada hari ke-14 bulan peningkatan cahaya bulan Kasada, yang merupakan bulan ke-12 dalam kalender Tengger.
Untuk tahun ini bertepatan dengan tanggal 4-5 Juni 2023, sehingga Bromo ditutup untuk akses wisatawan. Berdasarkan hasil Pasamuan Agung Paruman Dukun Pandita Kawasan Tengger dan rapat PHDI (Parisada Hindu Dharma Indonesia) menghasilkan keputusan bahwa Upacara Ritual Yadnya Kasada dilaksanakan pada tanggal 4-5 Juni 2023, dengan membatasi akses pengunjung wisata Gunung Bromo dari:
Kabupaten Probolinggo hingga Cemoro Lawang
Kabupaten Pasuruan sampai Pakis Bincil
Kabupaten Malang dan Lumajang sampai Jemplang
DITUTUP MULAI 3 JUNI 2023, PUKUL 18.00 WIB HINGGA DIBUKA SENIN 5 JUNI 2023 PUKUL 18.00 WIB
Ritual ini merupakan cara bagi masyarakat Tengger untuk mengungkapkan rasa syukur mereka kepada para dewa atas berkat yang diberikan. Mereka menawarkan berbagai jenis persembahan, termasuk makanan, bunga, dan hewan ternak, kepada para dewa. Persembahan-persembahan tersebut dilemparkan ke dalam kawah Gunung Bromo yang dianggap sebagai tempat suci.
Ritual Yadnya Kasada adalah acara penting bagi masyarakat Tengger. Ini adalah waktu bagi mereka untuk berkumpul dan merayakan budaya dan agama mereka. Ritual ini juga merupakan daya tarik wisata, dan ribuan orang dari seluruh dunia datang setiap tahunnya untuk menyaksikannya.
Ritual Yadnya Kasada adalah acara yang menarik dan unik. Ini memberikan gambaran tentang budaya dan agama masyarakat Tengger, dan juga menjadi pengingat akan pentingnya tradisi dan adat.
Ritual dimulai dengan prosesi masyarakat dari desa-desa Tengger menuju pura Pura Luhur Poten yang terletak di kaki Gunung Bromo. Prosesi dipimpin oleh Dukun Pandita Tengger dan tetua adat. Setelah orang-orang tiba di pura, mereka mengirimkan doa dan persembahan kepada para dewa.
Persembahan-persembahan kemudian dilemparkan ke dalam kawah Gunung Bromo. Ritual diakhiri dengan perayaan, yang meliputi pesta, tarian, dan musik. Ritual Yadnya Kasada adalah acara yang signifikan bagi masyarakat Tengger. Ini adalah waktu bagi mereka untuk mengungkapkan rasa syukur kepada para dewa, merayakan budaya mereka, dan bersatu sebagai komunitas Tengger.