#7 PILIH(an) ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Ketika gundah akan suatu hal, dia selalu membuka buku catatan kecilnya. Di situlah dia pernah menulis empat hal penting: ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ /i/ Memaki dan nyinyir terhadap pilihan seseorang adalah percobaan membunuh secara pelan-pelan. (Uruslah pilihan(kehidupan)mu sendiri). ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ /ii/ Hidup adalah sebuah pilihan. Jadi, menentukanlah. Tidak ada yang berhak menyalahkanmu. Sebab begitulah hakikatnya hidup (memilih) dan dengan memilih, kau betul telah hidup dan menjalani kehidupanmu. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ /iii/ Pegang saja perkataan Pramoedya yang ini, "Sekali dalam hidup, orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, kita takkan menjadi apa-apa." ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ /iv/ Kalau ada orang yang pilihannya adalah "memaki dan nyinyir terhadap pilihan orang lain?" Aih, Bujang, itu hanya permainan kata. Ingat, kata-kata bisa memutar balikkan pernyataan apa pun. Apa pun. Sebab pernyataan memang lahirnya dari perkawinan kata-kata. Sekali lagi, ingat ungkapan Pramoedya! Teguhkan hatimu! ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Itu adalah catatan yang dibuatnya sebagai pengingat diri. Sekarang, dirinya telah takzim kembali pada kehidupan. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Dia lalu menuliskan bagian baru di bawahnya. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ /Untuk seorang kawan/ ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Kau pernah bercerita tentang ayahmu yang telah melewati hal sulitnya. Kalau ayahmu bisa, kau juga pasti bisa. Kau anaknya, kan? Dan genetiknya ada di struktur paling dasar dirimu. Buatlah keputusan dan percaya pada itu. Yakinlah kau membawa tekad seorang ayah. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ (Al Ayubi, 2019) ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ @30haribercerita #30hbc19 #30hbc1907 #tujuh #pilih(an) #jurnalsederhana #perjalanan #beranjak #langkah #berkata #catatan #bukanisibuku #meilandankholia https://www.instagram.com/p/BsU4-gPlNmv/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1kmb6tlwtcc3x












