MALANGTODAY.NET - Setiap bulan Ramadan tiba, umat Islam menjalankan ibadah puasa untuk memperbanyak amal ibadah serta mencari ampunan dari Allah SWT. Tapi tahu nggak sih, kalau bukan cuma umat Islam aja lho yang puasa di waktu tertentu. Ada banyak agama di dunia ini yang ternyata juga melakukan ibadah puasa seperti umat Islam. Namun bedanya, mereka puasa dengan aturannya masing-masing. Ada yang lebih lama dan bahkan ada yang lebih ringan. Jadi kamu jangan gampang mengeluh dalam menjalankan ibadah puasa ya! Baca Juga: 4 Fakta Dibalik Mitos Panas Dalam 1. Baha’i [caption id="attachment_237054" align="aligncenter" width="1068"] Baha'i (Istimewa)[/caption] Baha’i adalah agama monoteistik yang lahir dan berkembang di Persia, atau yang sekarang disebut dengan Iran pada abad ke-19. Agama terbesar di dunia setelah agama nasrani ini juga menjalankan ibadah puasa lho! Mereka akan berpuasa pada bulan ke-19 dalam penanggalan Baha’i, yaitu pada bulan Ala. Kalau dalam kalender Masehi, ibadah puasa itu akan jatuh setiap tanggal 2 sampai 20 Maret. Puasa ini diwajibkan bagi yang telah berusia 15 sampai 70 tahun. Waktu puasanya pun sama seperti di Islam, dari terbit hingga terbenamnya matahari. 2. Buddha [caption id="attachment_237055" align="aligncenter" width="1068"] Buddha (Istimewa)[/caption] Berbeda dengan Islam dan Baha’i yang menjalankan puasa secara rutin dan spesifik, Buddha juga mengenal dan menjalankan puasa. Tapi untuk momen tertentu. Seperti momen meditasi, bulan purnama dan bulan lainnya. Puasa ini juga hanya dilakukan oleh para biksu dan bikuni Buddha. Polanya pun hampir mirip dengan puasa di agama Islam, tapi hanya waktunya yang berbeda. Biksu dan bikuni ini akan makan di siang hari lalu tidak makan sampai keesokan harinya. 3. Kristen Katolik [caption id="attachment_237057" align="aligncenter" width="1068"] Kristen Katolik (Istimewa)[/caption] Agama Katolik Roma juga menjalankan ibadah puasa di momen tertentu. Biasanya puasa dilakukan menjelang paskah, dengan cara mengurangi jumlah makanan yang disantap. Mereka akan makan sekali dari Rabu Abu hingga Jumat Agung. Namun sebelum masuk paskah atau pra paskah, ada pantangan tidak boleh makan daging setiap hari Jumat. Puasa ini dilakukan bagi yang telah berusia 18 sampai 59 tahun. Baca Juga: 5 Organisasi Paling Berbahaya dan Misterius di Dunia 4. Ortodoks Timur [caption id="attachment_237050" align="aligncenter" width="1068"] Ortodoks Timur (Istimewa)[/caption] Kalau agama yang satu ini, menganggap puasa adalah hal yang sangat penting. Karena dengan puasa, spiritualmu akan semakin meningkat, dan akan menentramkan jiwa. Dalam setahun, agama yang punya 225 sampai 300 juta pengikut di Eropa Timur dan Timur Tengah tersebut, akan pantang makan daging, susu, produk olahan susu, ikan, dan telur pada periode tertentu. Periode puasanya pun terbilang banyak dalam setahun. 5. Hindu [caption id="attachment_237056" align="aligncenter" width="1068"] Hindu (Istimewa)[/caption] Dalam agama Hindu, puasa merupakan sebuah ritual. Berbeda dengan agama lainnya, puasa Hindu akan berbeda-beda di setiap daerah. Kalau di India, puasa Hindu juga terbagi menjadi beberapa momen, seperti puasa 24 jam penuh, puasa di bulan baru dan lain sebagainya. Sedangkan puasa di Hindu Bali atau Indonesia, dilakukan saat Nyepi dari terbit hingga tenggelamnya fajar. 6. Yudaisme [caption id="attachment_237053" align="aligncenter" width="1068"] Yudaisme (Istimewa)[/caption] Kalau di Hindu ada puasa 24 jam, dalam keyakinan Yudaisme ada puasa 25 jam yang dilakukan oleh umat pengikutnya, yaitu orang Yahudi! Mereka akan berpuasa pada momen tertentu, seperti puasa setiap enam hari dalam setahun, saat Yom Kippur dan juga Tisha Bav. Baca Juga: Ledakan di Kota Batu, Satu Tewas dan Empat Luka Berat 7. Taoisme [caption id="attachment_237051" align="aligncenter" width="1068"] Taosime (Istimewa)[/caption] Agama yang berasal dari Tiongkok dan berumur ribuan tahun ini juga melakukan puasa yang dikenal dengan istilah Bigu. Berbeda dengan puasa pada umumnya, Taoisme akan pantang makan makanan yang terbuat dari biji-bijian. Konon katanya, teknik ini digunakan untuk mendapatkan sebuah keabadian! Beberapa biji-bijian yang tidak boleh dikonsumsi selama Bigu adalah gandum, aneka beras dan kacang-kacangan, serta makanan yang dikonsumsi sehari-hari seperti jagung, ubi dan kentang. 8. Kristen Protestan [caption id="attachment_237049" align="aligncenter" width="1068"] Kristen Protestan (Istimewa)[/caption] Kristen Protestan punya cara puasa yang berbeda dengan Kristen Katolik. Mereka akan puasa sesuai dengan kebijakan dari gereja dan tidak dilakukan pada momen tertentu. Selain itu, puasa dalam agama ini juga sangat fleksibel. Karena memperbolehkan umatnya memilih antara puasa total alias nggak makan dan minum, atau hanya menahan salah satunya saja.