Klaten, 2020
In Central Java, there is a city called Klaten. It is between Yogyakarta and Solo. To anyone who never been to Java or Indonesia, this city should be on your list. From some spots, you can see the majesty of Merapi mount.
seen from China
seen from Cameroon
seen from Russia
seen from United States
seen from South Africa
seen from United States
seen from China

seen from United States

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from Canada

seen from Germany
seen from United States
seen from Tunisia

seen from Australia

seen from Türkiye
seen from United States

seen from Germany
Klaten, 2020
In Central Java, there is a city called Klaten. It is between Yogyakarta and Solo. To anyone who never been to Java or Indonesia, this city should be on your list. From some spots, you can see the majesty of Merapi mount.
Menulis (dan) Keresahan
On pict: Stasiun Ceper
Tentang Menulis
Hari ini, aku kembali melakukan perjalanan yang tentu tidak bisa dibilang jauh, meski nyatanya jauh bagi kakiku yang sudah sekian waktu terdiam di rumah. Suasana hari yang kerap mendung, serta riuh batuk yang bersahut-sahutan nyatanya memang jadi satu dua alasan terjebaknya diri di dalam dinding persegi itu. Dan sayangnya, tak hanya jasad yang terjebak, isi kepala pun stagnan tak berkelana, baik ke dunia mimpi maupun masa depan.
Namun, sungguh perjalanan hari ini memberi banyak arti. Ia kembali mengingatkan salah satu alasan klasik utama tentang 'kenapa seseorang menulis'. Dari sekian banyak hal yang mungkin menjadi jawaban, aku pun tergugah kembali dengan sosok diri di masa lalu. Jawaban sederhana atas pertanyaan tadi adalah: sebab banyak yg dipikirkan.
Seperti senja yang hadir di langit Ceper tadi. Bagiku yang seorang pembual pecinta langit, pemandangan tadi sungguhlah tak sederhana. Ia mengembalikan berbagai warna, mengembalikan juga berbagai memori yang kemudian memenuhi kepala. Aku kemudian tergerak, menuliskan apa saja yang terbersit di dalam kepalaku. Dan lihatlah, meski barangkali tak bermakna, tapi aku berhasil menulis kembali setelah sekian lama!
Percayalah bahwa orang-orang yang gemar menulis adalah orang-orang yang gemar berpikir. Memikirkan keresahan, memikirkan kelelahan, memikirkan ketakutan, juga memikirkan berbagai masalah yang entah datang dari dirinya sendiri atau orang lain. Sebab, sebagaimana pepatah arab yang mengatakan: 'Orang yang tidak memiliki, tidak akan bisa memberi', demikian pula orang yang tidak memiliki sesuatu di dalam pikirannya, tentu adalah orang yang susah untuk bisa menumpahkan isinya.
Lalu, Sebab Resah.
Sebab keresahan, orang menulis. Sebab keresahan, orang berakasi. Sebab keresahan, orang mencari solusi. Ya, mereka-mereka adalah orang yang berhasil untuk bergerak maju di atas berbagai keterbatasan dan berbagai masalah yang dihadapinya.
Merasa resah atas ketidakbenaran yang terjadi, merasa resah sebab berbagai hal yang tidak sesuai dengan aturan, merasa resah sebab kebodohan masih merajalela. Ya, resah adalah harta yang hari ini begitu langka lagi mahal. Sebab, berapa banyak orang yang 'merasa baik-baik saja di atas keburukan yang begtu jelasnya? Berapa banyak orang yang menormalkan segala hal yang tak benar dengan dalih: asal aku tak ikutan? Merasa acuh, toh bukan urusan saya; katanya.
Resah yang lahir dari kepedulian; barangkali ibarat minyak goreng yang sedang langka hari ini?
___Yesterday's jumbled thoughts;
23/02/22
kamis manis
karena hanya ada satu mata kuliah di pagi hari, hari ini. dosenku di pertemuan pertama tadi langsung memberi kuis dengan pertanyaan pertama berupa slogan-slogan kota—slogan masing-masing dari kota kita.
Sleman Sembada
Kulonprogo Binangun
Gunungkidul Handayani
Bantul Projotamansari
Jogja Berhati Nyaman
yang sangat kuhafal, sebab aku tinggal di salah satunya.
sampai
Klaten Bersinar
Cilacap Bercahaya
Magelang Kota Sejuta Bunga
hingga
Purworejo Berirama
tidak bisa kutahan senyumku, bersamaan dengan lirikan teman-teman di sampingku. tepat sekali kurasa tentang kota itu. slogannya mewujud—setidaknya—pada sepersekian penduduknya.
semoga, ya.
panjang umur semua slogan kebaikan di tiap kota.
dear you #tumblr #indonesia #tumblrindo #poem #poems #poetry #poetrycommunity #solo #katakata #kekinian #hitz #nasehat #cinta #bandung #pacaran #fashion #Iove #Iife #instajokam #jokam #jogja #kuliah #surabaya #hits #quoteoftheday #sma #jakarta #ramadhan #puasa #cinta #klaten
KEKAYAAN wisata air yang dimiliki Kabupaten Klaten tidak hanya menjadi daya tarik sektor pariwisata, tetapi juga menginspirasi lahirnya kary
KEKAYAAN wisata air yang dimiliki Kabupaten Klaten tidak hanya menjadi daya tarik sektor pariwisata, tetapi juga menginspirasi lahirnya karya seni kriya yang inovatif.
Adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Kriya, Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Nuri Fitriana, yang penciptaan karya batik tulis terinspirasi objek wisata air di Klaten, Umbul Ponggok.
Ia kemudian menggoreskan keindahannya bertajuk ‘Wisata Umbul Ponggok Klaten sebagai Ide Penciptaan Kriya Batik Bahan Sandang Busana Wanita sebagai Representasi Kearifan Lokal’.
Ia mengangkat pesona dan karakter khas wisata Umbul Ponggok sebagai sumber inspirasi penciptaan motif batik tulis yang diaplikasikan pada bahan sandang dan busana wanita.
Wisata bawah air
Potensi wisata daerah yang selama ini dikenal melalui aktivitas wisata bawah air diterjemahkan ke dalam motif-motif batik yang memadukan nilai estetika, budaya, dan identitas lokal.
“Berbagai unsur visual khas Umbul Ponggok seperti ikan koi, gelembung air, bebatuan dasar, vegetasi air, hingga aktivitas penyelaman diolah menjadi ornamen batik yang merepresentasikan kearifan lokal Klaten” ujar Nuri, Senin (8/6/26).
Surati Kejagung, OC Kaligis Minta Sri Mulyani Ditetapkan Jadi Tersangka di Kasus Plaza Klaten
Jakarta, CINEWS.ID – Pengacara kondang OC Kaligis mengatakan, bahwa penegakan hukum kasus korupsi pengelolaan Plaza Klaten dianggap belum memenuhi unsur keadilan. Menurutnya, hal ini lantaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah dinilai masih tebang pilih dalam menetapkan tersangka. Dalam surat yang Ia kirim kepada Kejaksaan Agung (Kejagung), OC Kaligis menyebut seharusnya mantan Bupati Klaten,…
Detik-Detik Ambulans Desa Tabrak Kios dan Motor, Pedagang Syok Lihat Dagangan Hancur
BNews–JATENG – Sebuah kecelakaan melibatkan mobil ambulans terjadi di Jalan Raya Bayat–Cawas, tepatnya di depan Pasar Bayat, Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Senin (18/8/2025). Peristiwa ini membuat ambulans oleng hingga menabrak lapak pedagang serta beberapa sepeda motor. Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Sejumlah pedagang yang berada di sekitar lokasi mengaku terkejut…