Perang Dhu Amarr
Perang Dhu Amarr adalah salah satu perang terbesar yang pernah terjadi di dunia Islam. Perang ini terjadi pada tahun 683 hingga 691 Masehi di wilayah yang sekarang terletak di Irak dan Suriah. Perang Dhu Amarr dimulai ketika Bani Umayyah, yang merupakan kelompok Arab yang berkuasa di daerah tersebut, menolak untuk membayar jizyah kepada Bani al-Hajjaj, kelompok Arab yang berkuasa di wilayah lain. Jizyah adalah pajak yang harus dibayarkan oleh orang non-Muslim kepada pemerintah Muslim untuk mempertahankan keberlangsungan hidup mereka di wilayah Muslim.
Perang Dhu Amarr tercatat sebagai salah satu perang yang paling lama dan paling sengit yang pernah terjadi di dunia Islam. Perang ini terus berlangsung selama hampir delapan tahun, dan menyebabkan kematian ribuan orang. Bani al-Hajjaj sendiri merupakan kelompok Arab yang sangat kuat, dan mereka memiliki banyak tentara yang terlatih dengan baik. Namun, Bani Umayyah juga tidak kalah kuat, dan mereka memiliki banyak pengikut yang setia.
Akhirnya, setelah delapan tahun perang, Bani Umayyah berhasil mengalahkan Bani al-Hajjaj dan memenangkan perang Dhu Amarr. Kemudian, Bani Umayyah menjadi kelompok Arab yang berkuasa di wilayah tersebut, dan menjadi salah satu kelompok Arab terkuat di dunia Islam. Perang Dhu Amarr juga merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam, karena memperlihatkan bahwa kelompok Arab dapat saling bertarung dan bahkan saling membunuh satu sama lain dalam upaya untuk memperebutkan kekuasaan.
Artikel terkait : Perang Sawiq dan Penyebabnya


















