UN itu..
bagi laki-laki, UN itu sama seramnya seperti dikhitan. tidak ada yang ingin mencobanya untuk kedua kalinya. rasa cemas dan gelisah bercampur aduk di dalam hati, yang kerap diiringi dengan rasa takut. Takut, apabila tidak lulus akan menanggung rasa malu bagi diri sendiri, ataupun bagi orangtua, dan keluarga. seperti hendak dikhitan, kita takut akan cerita-cerita mereka yang sudah melewati masa-masa "kritis" tersebut. cerita yang membuat film-film horror dengan judul unik serta aktris yang eksentrik tak ada apa-apanya karena kalah seram dengan UN. seperti ketika dikhitan, semuanya nervous ketika telah tiba saatnya untuk mengikuti ujian. sambil berhati-hati dan tak lupa membaca doa sebelumnya, kami berhati-hati dalam mengerjakan. tentu saja, seraya berharap ujian ini segera berlalu. seperti setelah dikhitan. perasaan lega di dalam dada, apalagi setelah kelulusan kita diumumkan, rasa gembira, ceria, hingga euforia terpancar dari diri kita. ada yang bersyukur sambil berdoa besama, dan ada juga yang memilih merayakannya dengan berkonvoi ria, menghiasi kota dengan baju seragam yang beraneka warna. Semoga adik-adikku dan siswa-siwaku lulun UN semua. Amiin...











