Seriusi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal, Unikama Gembleng Para Guru PAUD dan TK Malang Raya
https://www.satukanal.com/seriusi-pembelajaran-berbasis-kearifan-lokal-unikama-gembleng-para-guru-paud-dan-tk-malang-raya/
Seriusi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal, Unikama Gembleng Para Guru PAUD dan TK Malang Raya
Pada era revolusi industri 4.0 ini, pendidikan usia dini membutuhkan sistem pembelajaran yang menarik, kreatif dan inovatif.
Hal itu agar para siswa bisa menerima materi berkualitas yang bisa membangun kemampuan para siswa lebih berkembang.
Karenanya, dalam mewujudkan hal itu, Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada para calon Guru maupun guru, baik itu PAUD maupun TK dalam seminar dan workshop Penyusunan Literasi Kreatif untuk Anak Usia Dini Berbasis Kearifan Lokal.
Upaya pembelajaran yang kreatif, menarik dan inovatif, Unikama akan memadukan dengan kearifan lokal yang ada di daerah masing-masing lokasi pembelajaran.
“Tujuan kami nanti, literasi kreatif dengan memadukan kearifan lokal, sehingga anak ini tidak hanya belajar baca tulis hitung, namun juga peka terhadap situasi lingkungan. Katakanlah anak di kawasan pinggiran laut, dalam mengenalkan persahabatan mereka akan lebih mengangkat persahabatan antara ikan dori dan ikan tuna. Sehingga dengan ilustrasi itu, lebih mudah mengenalkan pada anak usia dini,” jelasSarah Emanuel Haryono M.Psi, Ketua Pelaksana kegiatan.
Di samping itu, mahasiswa Unikama adalah berbasis multikultural karena berasal dari berbagai daerah, seperti jawa, NTT, NTB, Kalimantan, Papua yang masing-masing punya kearifan lokal yang bisa diangkat.
“Dari masing-masing daerahnya tentu ada kearifan lokal yang bisa diangkat dalam pembelajaran yang kreatif. Saat ini hal itu sangatlah penting. Karena anak-anak agar lebih mudah memfasilitasi segala perkembangan dalam aspek yang ada pada dirinya lebih menyadari lingkungan sekitarnya,” jelasnya.
“Kalau tak ada kearifan lokal akan biasa saja. Saat ini anak butuh hal yang memang berbeda, baru, unik dan khas. Mungkin literasi bisa meminta mereka (siswa) dalam menceritakan kondisi lingkungan sekitarnya melalui lisan dibantu guru,” tambahnya.
Sementara itu, dalam seminar dan workshop Penyusunan Literasi Kreatif untuk Anak Usia Dini Berbasis Kearifan Lokal, diikuti calon guru maupun guru baik itu TK dan PAUD dari seluruh Malang raya.
“Materi yang disampaikan, perkembengan bahasa anak usia dini, kiat menulis dengan menarik, dan masalah penerbitan,” pungkasnya.