Banyak orang yang banyak bicara tanpa membantu. Rasanya langka orang yang banyak membantu tanpa bicara.
Sastrasa
seen from France
seen from United States
seen from China

seen from United States

seen from China
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from Türkiye

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from China

seen from Malaysia
seen from China
seen from China
seen from China
seen from China

seen from China
Banyak orang yang banyak bicara tanpa membantu. Rasanya langka orang yang banyak membantu tanpa bicara.
Sastrasa
Memberi memang tak selalu harus berbuah sambutan.
Manusia diberi hujan, justru lebih banyak yang mengumpat saat ia datang.
Padahal disertakannya kehidupan bagi mereka yang hampir mati dilanda ketandusan.
Bukan pujian yang utama, tetapi senyum dari mereka yang terbantu karenanya.
Memberi hidup pada satu orang, lebih baik daripada mendengarkan komentar beribu orang.
Pelajaran hari ini Adalah menghargai seseorang Apapun #kondisi nya Dengan Anda #menghargai Maka Anda juga lebih #dihargai Di #komunitasyes atau di #ukmbolodewe Belajar untuk saling menghargai Dan #membantu sesama Bergabung di #komunitasyesindobisa akan banyak pelajaran tentang #successbefore30 bisa didapatkan free #sb30 tidak hanya untuk yang dibawah 30thn Tetapi untuk semua yang #berjiwa muda Jangan lupa untuk joint di @ukmbolodewe agar bisa menolong sesama atau bahkan bisa share produk home industri mu... #thewinningteam #teamrecshop #bersamakitabisa https://www.instagram.com/p/CF0thzJHUVo/?igshid=102m8rx9zcjux
Jadilah Baik
Pernahkah kamu merasa tidak dihargai? Pernahkah kamu merasa orang-orang di sekitarmu hanya memanfaatkan baik-mu untuk kepentingan mereka semata? Kamu tidak sendirian. Banyak orang di luar sana merasakan hal yang sama.
Altruisme berasal dari bahasa Prancis "autrui" yang berarti "yang lain atau orang lain". Kata altruisme pertama kali dicetuskan oleh seorang filsuf Prancis bernama Auguste Comte pada abad ke-19. Altruisme adalah perilaku manusia yang mendahulukan kepentingan orang lain di atas dirinya sendiri, yang merupakan kebalikan dari egoisme.
Manusia sejak kecil diajarkan untuk berbuat baik, menolong orang lain. Tidak bisa dipungkiri kalau cara kerja otak kita selalu bergerak secara otomatis untuk menolong orang lain. Tidak ada orang tua yang, "Tidak usah kau bantu saya. Tidak usah kau bantu dia. Kau cukup duduk di sana berurusan dengan mainanmu sendiri." Apakah ada? Saya kira tidak ada.
Seringnya kita, "Letakkan dulu mainanmu, sini bantu Mama/Papa." Hal ini selalu digunakan manusia dewasa untuk melatih anaknya mengembangkan altruisme. Melatih anak melihat prioritas, bahwa membantu orang lain merupakan prioritas yang lebih tinggi daripada bermain. Bermain adalah hal yang tidak produktif, hanya sekedar bersenang-senang melewatkan waktu luang. Menolong orang lain, sebaliknya adalah hal yang lebih berguna, membuat pekerjaan lebih cepat selesai. Padahal itu bukan pekerjaan kita.
Bolehkah kita menolak membantu dan tetap berfokus pada mainan kita? Pastinya tidak. Kamu akan dicap orang tidak berguna, tidak baik, tidak membantu. Hingga dewasa, itulah cara otak kita bekerja secara otomatis, baik terhadap diri kita sendiri maupun terhadap anak kita. Kita sudah terbiasa berpikir kalau membantu adalah hal baik dan itu kita terapkan kepada anak kita agar mereka menjadi orang baik dan kerap membantu orang lain.
Para ilmuwan mengelompokkan altruisme ke dalam beberapa jenis. Ada altruisme karena hubungan keluarga. Ada altruisme yang mengharapkan balasan di masa yang akan datang. Ada altruisme yang didasarkan adanya kesamaan minat, komunitas atau kelompok. Lalu ada altruisme murni, membantu tanpa pamrih, tanpa mengharapkan balasan.
Perlu diingat bahwa:
Segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik.
Bahkan obat yang menyembuhkan orang sakit, kalau dikonsumsi berlebihan malah menjadi tidak baik. Begitu juga altruisme yang berlebihan sering menimbulkan masalah yang tidak diinginkan.
Beberapa orang mungkin suka membantu bukan karena niat, tetapi karena tertekan, cemas, takut dibilang tidak baik. Perasaan tertekan, cemas dan takut ini jika terus berlanjut terlalu jauh akan menjadi depresi. Ketika kamu tidak bisa menolak untuk membantu orang lain, pada satu saat kamu akan terlalu lelah dan kamu tetap mengatakan dalam hati, "Tidak apa-apa. Setidaknya saya tetap jadi orang baik."
Orang yang suka membantu kerap dimanfaatkan orang lain baik secara sengaja ataupun tidak disengaja. Kita membantu sekali, dua kali, orang memberi kita label "baik hati". Setelah kamu mendapatkan predikat tersebut, sekali saja kamu menolak membantu dengan alasan apa pun maka cerita yang beredar adalah, "Sekarang dia berubah, tidak seperti dulu."
Jangan takut untuk menolak atau berkata tidak ketika kamu merasa lelah atau sedang tidak ada niat untuk membantu orang lain. Sesungguhnya energi itu memang bisa habis. Energi kamu itu terbatas. Itu sebabnya kamu melihat kemampuan orang akan menurun di usia tua. Oleh karena itu, kamu harus mempergunakan energimu untuk kebutuhan dirimu sendiri.
Lantas apakah kita tidak perlu membantu orang lain? Kalau energimu berlebih tentu saja boleh, tentu saja membantu orang lain adalah hal yang bagus. Itu juga merupakan sebuah tabungan ketika di masa yang akan datang kamu memerlukan bantuan maka di antara sekian banyak orang yang pernah kamu tolong akan ada yang merasa hutang budi dan siap membantumu.
Image by jcomp on Freepik
Alangkah baiknya jika kamu tidak berulang-ulang membantu hanya segelintir orang yang sama tetapi bagilah sedikit dari kebaikanmu kepada lebih banyak orang. Mungkin sebagian orang hampir tidak merasakan bantuan yang tipis itu, tapi kamu juga tidak mau situasi yang telah kita jelaskan di atas. Situasi ketika kamu suka membantu maka orang akan suka meminta bantuanmu. Ketika kamu terlalu sering mengerjakan tugasnya maka itu akan menjadi kewajibanmu. Ketika kamu tidak melaksanakan kewajibanmu, maka dia akan mulai menganggap kamu bukan lagi teman yang bisa diandalkan. Kemudian dia akan menjauh darimu.
Kamu tidak memerlukan validasi orang lain. Kamu bisa menilai dirimu sendiri berdasarkan pengetahuan yang lebih luas, bukan hanya pemikiran segelintir manusia.
Teman sejati akan introspeksi diri dan sadar kalau dia sudah terlalu banyak merepotkan kamu. Mereka yang menjauh darimu, berterimakasihlah kepada mereka karena kini engkau bebas.
Tetaplah menjadi baik. Ingat kata "menabung" di atas? Bukan berarti orang yang kamu tolong "wajib" menolong kamu di kemudian hari. Pikiran seperti itu adalah altruisme yang mengharapkan balasan, ada niat tertentu di balik bantuan yang kita berikan. Kembangkanlah Altruisme Murni, membantu tanpa pamrih, tanpa mengharapkan balasan. Dunia bekerja dengan caranya sendiri. Anda akan mendapatkan pertolongan ketika Anda membutuhkannya.
Konsisten Membantu: Jalan Kebaikan Yang Dicintai Allah
SURAU.CO – Pendahuluan, Islam adalah agama yang tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah (ḥablun minallāh), tetapi juga mengatur hubungan manusia dengan sesama (ḥablun minannās). Salah satu bentuk hubungan sosial yang sangat ditekankan dalam Islam adalah saling membantu dalam kebaikan. Lebih dari sekadar membantu, Islam mengajarkan agar kebaikan itu dilakukan secara konsisten…
(/_\)
(/_\) Kaomoji (Japanese Emoticons): Menunduk, malu karena tak dapat membantu banyak.
(;´∩`;)
(;´∩`;) Kaomoji (Japanese Emoticons): Merasa sangat sedih dan tidak berdaya, ingin membantu tapi tidak tahu harus berbuat apa. Lebih pasif daripada (;ŏ﹏ŏ). Contoh percakapan: “Aku hanya bisa mendoakanmu dari jauh, (;´∩`;)”