Aku Bisa
Pengenalan, Wafi (20 bulan), umay (ibu), abay (ayah). Bangun tidur ia mulai berkata, "Wafi, mau ke abay. Wafi mau ke abay. Aaarh.. Umaaaay!" Seperti biasa kalau urusan saya belum beres, saya berkata, "Tunggu sebentar sayang, umay datang!" Ternyata ia sudah turun dan datang ke dapur. "Mau ke abay. Mau naik motor." "Iya, tunggu abay pulang ya, naik motornya sama abay, umay ga bisa naik motor." Sambil tersenyum tepatnya cengengesan ia berkata, "Umay bisa...umay bisa...coba dulu." Seringkali ketika anak meminta sesuatu yang kita pikir ia tidak bisa melakukannya, misalnya makan sendiri, memanjat pohon, membereskan mainan,dll. Kita berkata, "Adek masih kecil, belum bisa. Nanti ya kalau sudah besar." "Aduh adek, sini pake bajunya sama ibu aja, adek kan belum bisa." "Jangan dipegang bajunya, sudah ibu setrika, nanti kusut, ibu aja yg menyimpannya." "Udah adek duduk aja, ibu suap, nanti berantakan." Sebenarnya tidak ada yang tidak mungkin bagi anak kita, izinkanlah ia mencoba, jika memang belum saatnya, ia sendiri yang akan mengetahui bahwa ia memang belum bisa...atau..kita bantu ia, sampai berhasil, "Adek bisa ibu!" Dengan senyum merekah di wajahnya :) Tentu ada rambu tertentu mana yang boleh ia coba dan tidak boleh, ibu sendiri yang dapat menentukannnya, misalnya benda tajam. Banyak sekali hal yang sebenarnya bisa dilakukan anak tetapi terhenti.. ..karena sebenarnya tugas kitalah membuat ia percaya diri dapat melakukan berbagai hal. ..membuatnya berani menghadapi dunia ..membuatnya BISA,berani bermimpi dan menggapai mimpinya. Sehingga saat kita merasa lelah, tak sanggup, tak mampu,anak kita yang berkata "Ibu bisa, ibu pasti bisa." Salam Ceria :) Grup Whatsapp Ceria (Cerita Ibu Anak) Web : write-read-smile.tumblr.com Twitter : @Ceria_ID Grup FB: Cerita Ibu Anak










