Waktu
Waktu adalah sungai yang hanya mengalir ke satu arah ke depan. Ia tidak pernah kembali ke hulu, tidak pula memberi kesempatan kedua untuk jejak yang telah dilewati. Di sanalah letak kebijaksanaannya: mengajarkan manusia bahwa setiap detik adalah anugerah, bukan sekadar hitungan.
Kita sering merindukan momen yang telah pergi, berharap dapat mengulanginya. Namun, justru karena ia tak bisa diulang, waktu menjadi begitu berharga. Bila ia bisa diputar balik, mungkin kita tak akan pernah benar-benar menghargainya.
Waktu yang hilang tidak akan kembali, tapi nilai yang kita tanam di dalamnya akan abadi. Maka hidup bukan tentang berapa lama kita berjalan, melainkan bagaimana kita memberi makna pada langkah yang tak bisa ditarik kembali.
-Rindu Masa Muda












