#work #workinterview #grindtime #letsdothis #selfie #monday #mondaymotivation https://www.instagram.com/p/BrOPP6enFRa/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1iiocsob0n2jh

seen from Australia

seen from United States
seen from China

seen from Argentina
seen from Iraq
seen from Vietnam

seen from Philippines
seen from Japan

seen from Türkiye

seen from United States

seen from United States

seen from Spain

seen from Malaysia
seen from Slovakia

seen from United Arab Emirates
seen from China
seen from China
seen from United States

seen from Spain

seen from Egypt
#work #workinterview #grindtime #letsdothis #selfie #monday #mondaymotivation https://www.instagram.com/p/BrOPP6enFRa/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1iiocsob0n2jh
Do’s and don’t for interviews
We’ve all been their, going to an interview with the feeling of butterflies in your stomach. While some of our interviews have gone great I’m sure each of us has also walked away from an interview not feeling to confident that you’ll get the job. We’ll start of with what to do before an interview and end with the don’ts.
TOP 5 JOB INTERVIEW TIPS If like me you get a bit nervous going to those interview rooms here are my top 5 tips to prepare you for the day ! Good luck ! 🍀 #jobs #jobhunting #jobhunt #interview #jobinterview #nerves #nervous #jobsearch #work #workinterview
Nervioso :( #WorkInterview
Bekerja Part 1 (Mengenang masa-masa interview)
Kemarin salah seorang teman kuliah yang akan mengikuti wawancara di sebuah perusahaan Jepang, bertanya mengenai kisi-kisi *udah kaya ujian aja haha* pada saat wawancara.
Waktu jawab pertanyaan dari dia, gwe jadi inget 2 tahun yang lalu, waktu pertama kali gwe ikut wawancara di perusahaan tempat gwe kerja sekarang. Terus akhirnya mikir deh, sepertinya seru ya menulis kembali pengalaman saat job interview.
Jadi begini ceritanya, sebelum gwe diterima di perusahaan yang sekarang ini, gwe sempat mengikuti wawancara di beberapa perusahaan.
Salah satunya adalah perusahaan yang bergerak di bidang web design.
Sebut saja perusahaan itu adalah PT. Dududu. Sekitar bulan November 2011 awal, gwe dipanggil untuk interview di perusahaan Dududu. Lokasi perusahaan di Kuningan Jak-Sel. Tau lah ya daerah perkantoran elit itu loh :). Bangunan tempat di mana si Dududu itu ada juga keren banget. Di lantai 1 nya aja ada kedai kopi berlogo putri duyung kembar, semua orang yang kerja di sana pakaiannya kece-kece. Pokonya sangat elit. Saat itu mikir, kayanya kalau bisa kerja di perusahaan Dududu seru banget ya…
Singkat kata, setelah gwe di-interview, gwe langsung diberikan jawaban hari itu juga kalau gwe diterima dan bisa langsung mulai kerja hari Rabu minggu depannya. Saat itu gwe antara seneng dan kaget. Segampang itu kah diterima kerja *sombong :)*. Kenapa gwe mikir gampang banget, soalnya tidak ada tes-tes yang lainnya. Sedangkan, kalau denger teman-teman, tes kerja itu ribeeeeet nya setengah mati. Dari mulai psikotes lah, tes tulis lah, tes ngitung lah, tes urin lah *eh* haha…
Nah ini, masa gwe sekali doang ketemu langsung diterima. (Oh iya, FYI saat itu gwe di-recruit untuk menjadi penerjemah Bahasa Jepang.) Sebenernya sempet ragu juga waktu nerima job yang itu, agak kurang sreg sama salary nya. Kurang memadai untuk ukuran kawasan elit Kuningan. Tapi setelah berdiskusi dengan keluarga, akhirnya gwe memutuskan untuk mengambil peluang itu. Kalo kata mama "yaa,,, lumayan lah buat mecahin 'telor' dulu. Dari pada nganggur wkwkwkw".
Tapi, sepertinya Allah berkehendak lain. Gwe inget banget, hari Senin pas lagi nonton Breaking Dawn part 1 di JATOS a.k.a Jatinangor Town Square sama Risma *temen kuliah* (waktu itu gwe emang ada di Jatinangor untuk mengurus beberapa dokumen), ada nomor tak dikenal telpon. Firasat gwe adalah itu panggilan kerja lainnya, makanya langsung gwe angkat. Dan… ternyata benar ! Telpon itu datangnya dari HRD sebuah perusahaan Jepang ternama di Indonesia.
Dia bilang, gwe diminta untuk pre-interview untuk posisi junior secretary. Padahal gwe engga inget pernah ngelamar ke sana. Karena gwe takut ini penipuan berkedok mama minta inteview *aiiish*, gwe memastikan lagi sama si mbak-mbak itu. Gwe tanya "Mbak dari mana ya dapat no telpon saya ?". Si mbak menjawab dengan ramah "Dari JobsDb mbak". Ooooh gwe baru inget, kalau gwe memang memasukkan beberapa lamaran via website itu. Tapi mungkin karena saking banyaknya gwe apply , gwe sampe lupa nama perusahaannya.
Di telpon gwe sih bilang kalau sudah diterima di perusahaan Dududu dan hari rabu sudah janji akan masuk.
Disitulah cobaan dan godaan datang menghampiri. Si mbak bicara "Oooh gak mau coba di kita dulu ya mbak ?". Saat itu gwe pengen banget nyoba interview. Secara kalo dari segi nama besar perusaan sih si PT. Dududu ini gak ada apa-apanya. Dari segi sejarah dan kualitas perusahaan juga jauh banget. Tapi yang bikin gwe engga enak adalah, gwe sudah janji sama perusahaan Dududu buat masuk hari Rabu.
Akhirnya, gwe minta si mbak kasih waktu ke gwe 1 jam buat ambil keputusan. Walhasil, breaking dawn part 1, tidak khusyuk gwe tonton ! ha ha ha. 1 Jam kemudian, setelah keluar dari bioskop, ada telpon dari perusahaan itu. Tapi kali ini yang menelpon sepertinya ibu-ibu. Bukan mbak-mbak yang tadi. Si ibu meyakinkan gwe untuk coba interview di sana. Mungkin si Ibu sangat tau bahwa muka gwe adalah muka duit, sehingga dia nanya "emang dikasih berapa mbak sama yang di sana?" #eaaaaaaa. Lalu gwe menyebutkan sejumlah nominal, dan lantas dengan bangga dia bilang "Hmm,,,kita sih bisa kasih lebih". BAIKLAH ! ini godaan terhebat ! Salary ! yes Salary ! Engga munafik lah ya, kalau kita memilih tempat yang salary nya lebih baik… *mencari pembenaran wkwkwk*.
Saat itu gwe sih bilang "hmm tapi saya engga enak sama yang di sana, sudah janji masuk kerja soalnya….. *mikir* Eh tapi boleh deh saya coba" hahahaha. Plin plan sangat !
Sore nya gwe langsung naik bus ke Jakarta, karena mereka minta gwe datang hari Selasa pagi untuk interview.
Selasa, jam 5 pagi gwe diantar papa ke sebuah daerah bernama Cibitung. Gwe sih engga yakin nama tempat ini ada di peta. Untuk lebih detail mengenai kota ini, akan gwe sampaikan di post-post gwe yang lain. Sampe di Cibitung, kira-kira jam 7, which is pagi bener. Gwe janji interview itu jam 8:30. Tapi karena mengantisipasi kemacetan, jadi kita memutuskan untuk berangkat lebih pagi.
Akhirnya gwe sampe di sebuah kawasan industri. Isinya pabrik-pabrik. Dan gwe sama papa melongo. Luas beneeeeer kawasannya. Dan kita engga tau pabrik tempat gwe interview di mana. Akhirnya setelah nanya ke satpam, sampailah gwe di pabrik ini.
Jujur, gwe melongo waktu pertama kali liat pabrik ini. Gede, bersih dan teratur ! Engga semua orang bisa masuk. Ketat bro …
Setelah menuliskan nama di buku tamu, gwe pun melangkah menuju ruangan HRD. Saking luasnya nih pabrik, gwe engga ngerti ruang HRD itu ada di mana wkwkwkw…
Ada sebuat pintu bertuliskan B+ *yang belakangan gwe tau itu adalah gudang arsip, dimana hanya orang-orang tertentu yang bisa masuk situ wkwkwkwk*, dengan sekuat tenaga gwe dorong-dorong itu pintu, tapi tetap tidak terbuka. Hingga akhirnya seorang satpam baik hati menunjukkan jalan yang benar ! *thanks bro…*
Pertama kali liat ruangan HRD nya sih biasa aja,,, tidak ada yang spesial. Cuma, yang spesial adalah semua orang pake seragam ! udah kaya anak sekolahan hihihi *tapi keren loh…*.
Lalu, seorang mbak-mbak berperawakan mungil menghampiri gwe dan meminta gwe untuk menunggu sebentar.
Ternyata si mbak adalah yang orang yang menelpon gwe kemarin. Tidak lama setelah itu, seorang ibu-ibu (mungkin ini ibu-ibu yang menodongkan pertanyaan 'salary' itu haha) menghamipiri, dan mengantar gwe masuk ke sebuah aula.
Di sana sudah menunggu seorang laki-laki berkulit cokelat -sawo matang-, berambut pitih, berkaus kaki putih *salah fokus haha* berusia sekitar 50 tahunan. Tidak lama ada seorang wanita, bermata sipit, berkulit putih, berambut pendek.
Sang wanita bicara ke laki-laki itu "Osokunatte, sumimasen" (maaf saya terlambat). Sang laki-laki pun menjawab sambil menggelengkan kepala-nya "iie,iie daijyoubu" (tidak apa-apa). Tidak lama setelah pembicaraan singkat itu, si ibu-ibu HRD pun bicara,
"Kita mulai ya interview nya…"