Mau kah kau kuajari cara bersyukur, Nak? Lihat lapisan kedua pada orang lain.
Bila ada orang yg membuatmu kesal, coba lihat, mengapa ia bertindak seperti itu, Nak. Jangan kau salahkan atau malah berbalik kesal.
Bila ada orang yg membuat harimu begitu buruk, coba lihat, mengapa ia bertindak seperti itu, Nak. Jangan perlakukan hal yg sama kepadanya.
Bila ada orang yg membuat hatimu terluka, coba lihat, mengapa ia bertindak seperti itu, Nak. Karena terkadang, rasa sakit cenderung mendorong untuk menyakiti yg lainnya.
Bila sudah nampak bagimu, lapisan kedua dari tiap-tiap orang yg memperlakukanmu dengan buruk, maka kau akan lebih mudah memaafkannya, Nak. Dan hatimu akan lebih lapang untuk menerima segalanya.
Nak, menjadi bahagia, tak perlu dicari bagaimana caranya. Karena bahagia cukup diawali dengan rasa syukur.
Mungkin kau akan bosan ketika aku mengatakan hal ini (terus), karena akupun dulu sama, Nak. Selalu bosan bila dinasihati, syukur, sabar, syukur, sabar, tapi memang itulah jawabannya, Nak.
Di usia 21 tahun, aku baru bisa benar-benar menerima nasihat itu, Nak. Semoga, kelak kau akan lebih cepat memaknai syukur dan sabar.