Saat Senja
“Kepada yang hendak pergi tanpa pamit. Kepada yang menghilang tinggalkan hari. Kepada senja, yang begitu indah namun menyisakan kecewa.”
Senja itu indah ya? Ketika langit lepas diselimuti warna jingga yang lembut dan hangat. Seharian ini matahari setia menemani. Tapi kenapa ia harus pergi? Belum lagi indahnya kelembutan jingga yang dapat disaksikan hanya sesaat sebelum ia benar-benar pergi. Berharap ia akan kembali esok pagi, tapi siapa yang tahu?
Namanya senja. Parasnya indah menenangkan. Tapi siapa sangka, perangainya justru membuat kecewa. Hadir dengan pancaran eloknya, menatap tajam namun hangat kepada semesta. Membuat nyaman dengan spektrumnya, lantas pergi tanpa pamit menyisakan kegelapan.
Masih untung ada rembulan di atas sana.
Saat senja di gowithepict
Kota Hujan, 11 April 2015 | 06:58 WIB
gambar diambil di sini















