Khalid Bin Walid
Ku ceritakan sedikit tentang perang Yarmuk pada zaman kekhalifahan Abu Bakar Ash-Shiddiq. Perang antara kaum muslimin dan pasukan romawi yaitu orang-orang murtad yang menghalang-halangi dakwah islamiyah.
Pasukan muslim mencapai 36.000 personil - menurut riwayat lainnya 40.000 personil, sementara pasukan romawi mencapai hingga 240.000 personil.
Salah seorang prajuit mengeluh dengan ketidakseimbangan jumlah personil yang ada. Dengan tenangnya Khalid berkata;
"Jumlah pasukan muslim memang tidak banyak, dan jumlah pasukan romawi juga tidak sedikit. Namun sungguh suatu pasukan itu bisa menjadi banyak dengan adanya pertolongan Allaah, dan bisa menjadi sedikit jika tidak mendapat pertolongan dari Allaah."
Strategi yang di emban oleh khalid bin walid adalah menalukkan terlebih dahulu panglimanya seperti pada perang Dzatus Salasil, Madzar, Walajah, Alyas, Hirah, Anbar, Ain Namir, Faradh dan terakhir perang Yarmuk - yang berhasil meraih kemenangan di tangan kaum muslimin.
Dengan memperlihatkan segala bentuk keberanian pada kegigihan serta tekad yang kuat.
Akhirnya kemenangan berada di tangan kaum muslimin.
Dari banyaknya perang yang telah Khalid Bin Walid pimpin, disinilah Ia mengundurkan diri dari jabatannya dengan alasan bahwa agar kaum muslim memahami bahwa kemanangan itu dapat di raih karena Anugerah Allah. Bukan karena kepemimpinan Khalid bin Walid saja.
MasyaAllaah. Petiklah yang baik-baik dari para khalifah-khalifah dimuka bumi yang Jihadnya hanya untuk Allaah.:’)
@yumisstrynsh | 4 july 2019
















