Bunga-bunga Perjuangaan Status Whatsapp seorang yang menyandang gelar sebagai thalabul ilmi, "Dibilang aneh, dan dihina-hina, anggap saja itu sebagai bunga-bunga perjuangan. Dalam benak, pada hati, ridha Allah Ta'ala adalah cita-cita tertinggi. Walau manusia tidak ridha." Ia mengutip tulisan seorang ustadz bernama Abu Nasim Mukhtar hafizhahullah, di dalam buku yang berjudul Seterang Kunang-kunang, hlm. 80. Terlecut semangat dalam hati usai membacanya. Terbetik dalam fikiran; menggerakan hati berucap, "Tak apalah engkau hidup di tengah lingkungan awam. Kebenaran tetaplah engkau pertahankan dan perjuangkan!" Jika di sekeliling, tetangga, kerabat, rekan kerja, sampai pun keluarga didapati mereka bersikap tidak mengenakan. Bahkan teman dekat pun demikian? Tak usah berkecil hati, koreksi pada diri. Sikap, muamalah, atau cara menyikapi mereka, sudah sesuai atau justru pada diri ini yang menyikapi mereka dengan penyelisihan atas apa yang telah dibimbingkan oleh syariat? Ketika didapati pada diri penyelisihan atas bimbingan syariat, maka perbaiki! Kembalilah ke bimbingan syariat yang telah di ajarkan oleh nabi kita Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Dibenci, dihina, dan diasingkan ketika membawa dan menyebarkan kebenaran sehingga manusia tidaklah ridha? Tak usahlah pesimis, itulah yang dinamakan bunga-bunga perjuangan. Teringat ucapan seorang ulama besar al-Imam asy-Syafi'i rahimahullah yang artinya, "Sesungguhnya engkau tidak akan mampu membuat ridha manusia semuanya, maka perbaikilah hubunganmu dengan Allah, kemudian jangan peduliakan manusia." Perbaiki diri hubangan dengan Allah Ta'ala. Dan tetaplah sambung silaturahmi yang padanya ada keutamaan yang besar, bisa jadi dengan sebab itulah mereka menerima kebenaran. Sekali lagi, harus dengan bimbingan syariat! Ruang Inspirasi, Tegal, 03 Shafar 2022 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . #bunga #perjuangan #kebenaran #sunnah #asing #ghuroba #introspeksidiri #inspirasi https://www.instagram.com/p/Ch96C01hRpr/?igshid=NGJjMDIxMWI=







