DEEP
Teruntuk kamu wanita kesukaanku, aku ingin meminta sedikit pertolongan. Boleh, kan?
Jadi, aku ingin kamu mengingatkanku, akan beberapa hal mengenaiku.
Pertama, tolong ingatkan aku untuk kembali dekat dengan Tuhan. Aku baru sadar, kalau belakangan ini aku tak pernah menjadikan ibadah sebagai patokan.
Aku takut nantinya tak bisa menjadi navigator yang baik. Aku takut nantinya tak bisa membawamu ke tujuan akhir yang setiap orang ingin ada di sana. Iya— surga.
Kedua, tolong ingatkan aku untuk tenang, setiap kali pekerjaanku mengobrak-abrik pikiran. Sering kali aku salah mengambil keputusan. Sering kali lebam ditangan menjadi satu-satunya pelampiasan.
Aku takut arahku hilang seperti sebelumnya. Aku butuh sosokmu untuk menggantinya dengan tawa.
Jadi, tolong terus bisikkan kata-kata penyemangat itu, yang mampu dengan hebat mengusir semua lelahku.
Ketiga, tolong terus ingatkan aku untuk mencari dekap yang kau punya. Tolong ingatkan aku untuk berlama-lama di dalamnya setiap kali aku diinjak-injak dunia.
Jujur, aku mencandu pelukmu. Karena begitulah menurutku. Di hadapan detakmu adalah senyaman-nyamannya tempat menghapus peluh.
Keempat, tolong jangan ingatkan aku untuk mencintaimu.
Kenapa????? Karena diam-diam aku sudah lama melakukan itu.









