Men’s Look
Most popular fashion blog for Men - Men’s LookBook ®
he wasn't even looking at me and he found me
Cosmic Funnies
No title available
TVSTRANGERTHINGS

@theartofmadeline
No title available

ellievsbear
KIROKAZE

tannertan36

祝日 / Permanent Vacation

titsay

Origami Around
Peter Solarz
Game of Thrones Daily
d e v o n

oozey mess
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
art blog(derogatory)
trying on a metaphor
Claire Keane
seen from United States
seen from T1
seen from United Kingdom

seen from T1
seen from T1
seen from France
seen from T1

seen from United States
seen from Singapore

seen from United States

seen from Malaysia

seen from Switzerland
seen from Türkiye
seen from T1

seen from Sweden
seen from United States

seen from Germany

seen from United Kingdom
seen from T1

seen from Australia
@tonedeafdiva
Men’s Look
Most popular fashion blog for Men - Men’s LookBook ®
Meet 63-year-old Lyn Slater, who has, until recently, been an ordinary professor at Fordham University. One day she went to meet a friend for lunch outside the Lincoln Center during New York Fashion Week. Foreign journalists suddenly surrounded her, mistaking her for a fashion icon and attracting spectatorsIt was a defining moment that turned Lyn into an ‘Accidental Icon’. Her blog of the same name, inspired by the experience, soon began making international waves. She is now a public voice against ageism in the fashion industry and the world.
“Fashion and my style help me struggle against that invisibility that comes with age.“
She was once asked about the old notion of ‘dressing for one’s age,’ and her response was clear:
“We use language to control people’s behavior. This phrase is a way of putting older women in their place. I’m certain that if you feel comfortable in your own clothes, it’s completely irrelevant how old you are.”
No one confused her for nothing. She is a fashion icon.
Calling the holly book’s bluff and satirism.
Akan ditulis sebuah.. wacana? Tulisan? Whatever.. yang cliche. Tapi that doesn’t really matter karena yang punya laptop ini ( ya gue minjem orang buat nulis ini), udah sering ngobrol sama gue tentang hal ini.
Katanya kita membentuk takdir kita sendiri. “We shape our own destiny” ato semacemnya. Empowering. Memotivasi. Banget. But is that really the case?. Gue bukan expert. I don’t have it all figured out. Wacana/tulisan ini emang pada dasarnya Cuma sharing aja apa yang gue dapet. Mungkin akan ada wacana/tulisan update.
Well, yang udah gue pelajarin sejauh ini adalah. No.. we don’t shape our own destiny. Hell.. I don’t think we’re really that conscious!. Sensasi seberapa besar kita punya kendali, atau seberapa besar kita “sadar”, yang gue pelajarin sejauh ini adalah sekedar ilusi. Mungkin akan ada counter argument untuk notion atau ide gue ini kalau kita mau berusaha, kita akan dapat yang kita mau. Yes, I do believe that. Tapi.. again.. what do we want? Yang kita mau itu, terbentuk dari apa?. Apa dan siapa yang membentuk goal kita?.
Gue masih belajar mengartikulasikan ide dan opini gue. Even secara tertulis. Gue masih berusaha untuk bilang kalau yang gue pelajarin, kita sebaiknya mengevaluasi seberapa besar kita terbentuk dari hal – hal yang bukan didalam kendali kita dan seberapa besar sih kendali kita terhadap hal yang kita kenal sebagai “kesadaran” kita?. Evaluasilah hal – hal tersebut sebelum kita menghakimi orang yang kita pandang tidak punya kemauan cukup kuat untuk menggapai kemauannnya.
Sekalian aja di wacana yang tidak berstruktur ini, gue sekalian bilang yang gue pelajarin dari kisah kehidupan – kehidupan manusia dari case study psikologi adalah kita adalah ‘budak’ dari alam bawah sadar kita. Itu diperkuat dari setelah gue belajar tentang terapi konseling. Inti dari kegiatan tersebut adalah make the unconscious, conscious. Gue juga mempelajari astrologi. No, bukan dari rubrik2 majalah yang cenderung menyesatkan dan biased. I dug into it and it is a rabbit hole. Setelah dapet suatu pelajaran dan penemuan di suatu hal, ternyata itu akan mengantar kita hal lain yang lebih dalam. Singkatnya, untuk di wacana/tulisan ini; astrologi juga membolehkan gue untuk bukan aja manusia secara individual, tapi juga secara kolektif. Dipelajari juga siklus peradaban. Dan yang gue pelajarin, kalau sampai dibuat tabel. Berarti manusia memang tidak sesadar itu. At least ga sekarang – sekarang ini. At least bukan orang – orang yang masih dalam ilusi seberapa mereka punya kendali akan kesadaran mereka. Dan kalau manusia tidak sesadar itu dan memang menjalani siklus secara tidak sadar. Tidak ada manusia yang sebenarnya yang dosa dan pantas masuk neraka.
Sebelum gue dateng ke konklusi ini, banyak penyadaran2 lainnya dengan efek shock yang gue alamin. Learning astrology both liberating and terrifying at the same time.
Dateng dari background keluarga yang sangat relijius of an abrahamic religion. Sebenernya ada semacem unsur retorik atau satiris dalam ajaran2nya. Dalam ajaran tersebut juga dibilang; yang tidak berpikir adalah orang – orang yang merugi. Dan itu bener. Bagi beberapa orang yang otaknya jalan, itu merupakan invitation buat nyari apa arti kehidupan dan mungkin akan jadi ngerti kenapa agama – agama itu sampai segitu nakut – nakutin umatnya into submission. Dan menurut gue, kalo mereka ga gitu, umat – umatnya ga akan nurut. Mungkin ya. Gatau juga. Karena setelah banyak kejadian - kejadian yang sekarang terjadi, sangat wajar untuk berpikir kalau ada unsur politik mengapa hukum atau kepercayaan terntentu ditegakkan instead of.. the truth.
Gue tau kalo lo adalah seorang yang sangat memperhatikan pola dan tata bahasa, tulisan ini ga akan memanjakan senses yang lo punya. Tulisan ini emang cara gue untuk share pandangan gue. Apa ada yang setuju atau seperti kebanyakan orang malah dengan ketakutan mereka akan malah menjudge gue. Sementara mereka juga ga ngerti sama agama yang mereka anut. Buat berharap mereka kritis itu jatohnya berhayal. Jangankan buat kritis, ngerti ritual – ritual yang mereka jalanin aja gue ragu mereka ngerti.
I gathered that my tumblr posts appear on my facebook feed? not that anyone cares. I’m more than a decade late. so sad.
Gue masih bingung apa mestinya gue seneng ditengah2 polekmik dan fiksasi pemikiran gue ini, gue nemuin salah satu penyebab gue ga bisa untuk dengan lebih mudahnya function atau upset karena gue malah menjadi bokap gue yang insting pertamanya adalah mencari sosok untuk disalahkan?.
Keberisikan ibu2 #senampagi (at Radio Dalam - Kebayoran Baru - Jakarta Selatan)
Haaa? #uber bisa kendaliin ujan? Apa ada #pawanghujan nya? https://youtu.be/c4IthKzbkyg
Keteteran bikin vlooog. Vlogging requires dedication ain't it?. 😅😅😅 (at Two Cents)
Watch my #youtube #vlog #dailyvlog fuckers. youtu.be/nG2AztgYyDc
Do i look like #tsukiyama from #tokyoghoul yet??? Lol
Fancy #coffee hope 3 scripts worth of 2 weeks for upcoming vids will get done tonite. (at Kozi Lab)
What I do all day. My #bleachedhair is #frizzy so.. Yea. And my #beanie isn't exactly as tight as it used to be lol. (at Starbucks Coffee Cihampelas Walk Bandung)
#silverhair #tb #throwback #throwbacksunday #hairenthusiast #leo
It's soooo hard to tag people now!!!
My fancy #set 😌😌 using my text books. #750d #jco #jcodonut #socialpsychology (at Bandung, Indonesia)
Thank youuu. The purple shampoo has been a life safer untill I'm ready to bleach my roots again.