apa seseorang secara teknis dapat menyesali telah dilahirkan ?
menjadi bahagia atau tidak sepertinya bukan alasan yang cukup..
menjadi bahagia, dengan bayaran apa ? menyeret hal lain kedalam kubah konsep kebahagiaan milik sendiri.. bukankah ini egois ? lagipula tidak ada yang dengan sukarela melakukannya
tapi keinginanku kuat, menarik hal yang ada disekitarnya dengan rayuan dan paksaan ..dengan gencatan dan perlindungan ..dengan hadiah dan hukuman pada akhirnya bahagiaku tidak pasti berarti bahagia orang lain,
sosok merah yang merangkak dari lembah hitam, menelan bebatuan dan rerumputan yang jatuh kedalamnya, aku benci berkaca lagi. sosok ini adalah untuk disembunyikan. sosok ini adalah untuk tidak ditemukan. sosok ini adalah untuk tidak terlahir.
hanya kebetulan mawar ini bukan mawar yang cukup indah untuk diabadikan















