todays bird
Monterey Bay Aquarium
🩵 avery cochrane 🩵
Cosmic Funnies
ojovivo

Jar Jar Binks Fan Club
Noah Kahan

Love Begins
noise dept.

Andulka
Xuebing Du
Fai_Ryy

pixel skylines
The Stonewall Inn
d e v o n

Game Changer & Make Some Noise

gracie abrams
cherry valley forever
NASA

shark vs the universe

seen from United Arab Emirates

seen from Indonesia
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Germany

seen from Australia

seen from Australia
seen from Australia
seen from South Africa
seen from Malaysia

seen from United States
seen from Spain

seen from Australia
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Australia

seen from United States
@truthscaled
I've done a gloomy cover of Velvet Underground's Sunday Morning.
Over Infatuation and obsession blurs our sight to see the world as a whole
Sorry to say, but everybody's over infatuation towards a culture, obsession to revive it, without implication over this context of time and place are just ecstasy for their pleasure and mortal idealism. And all that revivalist bullshits are reviving those cultures which embraced wasted people with wasted attitudes. Let it be just spirits with positive energies. Not just a story without a meaning.
All we need is change, visions for cultures, for this time and place. To show the future that we have our own symbol of time and place.
Racauan di hari akhir, pada tahun yang indah
Aku adalah orang yang kebingungan
dengan segala yang kulihat di dunia
Entah itu budaya, kekerasan, ilmu pengetahuan, berita, musik, dan segala yang bisa dikatakan informasi.
Aku bingung apa yang harus kuapresiasi, apa yang kuanggap baik, atau sebatas "keren".
Sekiranya tahun 2014 memberi begitu banyak kesadaran akan satu hal.
Bahwa kita hidup untuk menjaga keberlangsungan hidup semuanya. Pada titik kesadaran itu, aku ingin melepaskan diri dari hasrat dan nafsu pribadi. Aku tak perlu berjuang untuk terlihat keren, aku tak perlu berbicara untuk terlihat pintar, aku tak perlu datang ke galeri seni untuk terlihat lebih berbudaya dari orang lain.
Bertindak untuk kebaikan. Bertindak dengan ketulusan.
Salah satu alasanku bertindak untuk mendapatkan kesadaran, dan membuka kemungkinan baru bagi pikiran untuk memiliki cara pandang yang lebih multi variabel. Seseorang pernah berkata padaku bahwa orang pintar bukanlah orang yang mengetahui banyak hal, namun orang pintar adalah orang yang pandai mengaitkan banyak hal. Saya rasa pernyataan itu ada benarnya.Â
Dan konteks.. oh iya, konteks itu selalu ada. Konteks itu kesadaran. Konteks itu parameter situasi. Konteks itu batas. Alangkah baiknya bila kita selalu bisa menyadari konteks, atau bahkan menggiring konteks pada level yang kita hendaki sesuai dengan konteks-konteks lainnya.Â
Aku masih terheran-heran ketika melihat sahabat dekatku tak pernah menyadari konteks dalam berbicara, akibat pikirannya yang selalu dipenjarakan oleh sikapnya yang selalu ingin terlihat keren, selalu ingin terlihat lebih tau akan suatu informasi. Dan semua informasi itu berakhir menjadi sebatas tetesan-tetesan air yang pergi menguap dan datang menyublim.Â
Lagu-lagu membusuk sebagai data digital, diam tanpa makna.
Yang kita ketahui pun menjadi sebatas variabel memori, yang tak terkait secara sinkronik dengan memori lainnya.Â
Alangkah baiknya bila manusia tak berhenti mencari dan mengaitkan apa yang terjadi dalam realita dan ingatan untuk menjadi pemantik dalam bertindak dan berkarya untuk kebaikan manusia.
Sport centre for the psyched and stoned
Curug Siliwangi
Three songs that was always caught on my mind along the way:
Untitled #4 &Â Painting/Paintings (Sajama Cut)
Tonight You Belong To Me (Eddie Vedder)
5/8/2014
Malah Dicubo, rumah makan padang paling favoritku di Bandung!! Dendeng cabe ijo nya sungguh segar
Dusun Bambu :)
Jogjakarta menyimpan begitu banyak tempat indah untuk dikunjungi. Saya tidak pernah merasa puas sepulang mengunjungi kota pendidikan ini. Jogja begitu komplit, secara budaya ia memiliki karakter yang kuat. Secara geografis pun ia terletak di dekat pantai maupun gunung. Perpaduan kondisi ini, keberadaan situs-situs pramodern, dan masyarakat yang masih menjaga kultur serta rajin berkesenian, selalu mampu membuatku bersemangat mengunjungi Jogja.Â
Saat saya datang ke pantai Krakal, saya tak merasa asing dengan suasananya karena memang dua tahun lalu saya berkunjung ke pantai Sundak yang hanya berjarak beberapa kilometer dari sana. Namun kali ini saya dan teman saya menginap di penginapan milik Mas Rimba . Atas ramah tamah Mas Rimba kami dituntun menaiki tebing-tebing kars di sana. Lalu kami mengambil banyak sekali bebatuan cantik di sekitar untuk lalu dijadikan kalung.
Salah satu destinasi lain saya saat itu adalah Sendang Sono. Sendang Sono merupakan tempat ziarah bagi umat katolik yang diarsiteki oleh Y.B. Mangunwijaya. Jujur saja saya hanya menikmati suasana alam, dan bentukan-bentukan arsitekturnya secara kasat mata. Saya belum mampu memahami lebih lanjut kompleksitas ruang Sendang Sonno yang diagung-agungkan kalangan arsitek , namun mungkin suatu hari saya akan mengunjungi tempat ini lagi.Â
Kunjungan seminggu ke Jogja ini, mungkin hanya akan membekas sebagai "prior knowledge" bagi saya. Mungkin saya memang menikmati perjalanan ini pada saat itu juga, namun banyak nilai-nilai yang kini tidak terlalu membekas dari perjalanan ini. Semoga saja suatu hari saya bisa kembali mengunjungi Jogjakarta dalam strata pemahaman yang lain.
I've never known this guy @potisme that well, i just knew him as a very fucked up guy when he was in highschool. But as time goes, he discovered his talent in drawing. It so cool when art made someone's attitude much better. Now he just made a good sketch of me for his holiday project @gambarinpot. Good luck and best wishes for you bro poti.
Life Twists
 I've been stuck and shook inside a can in the last six months. Much occasions does have meanings that i can comprehend.
And I'm totally sure it will leads me to somewhere right.
Yet, Â I see that past aren't a wasteful life joke anymore. It leads me here, to the most grateful time of my life, so far.
My new sounds:
My new sounds:
Fast pace of time, finds me peace at a time
What I think would never be right
No one knows what will come
So I'll slow down the pace and seek myself as time ticks
21/6/14
Seattle Art Museum: Olympic Sculpture Park
Seattle • Washington
Envisioned as a new model for an urban sculpture park, the project is located on a industrial site at the water’s edge. The design creates a continuous constructed landscape for art, forms an uninterrupted Z-shaped “green” platform, and descends 40 feet from the city to the water, capitalizing on views of the skyline and Elliot Bay and rising over the existing infrastructure to reconnect the urban core to the revitalized waterfront.
By Weiss MandrediÂ
Merenungkan Kronologi Fragmen Momen
Tak peduli seberapa kecilnya momen yang kulalui, setiap momen yang kupikir tak penting justru adalah langkah kunci menuju kini, keberadaanku di sini, pemikiranku kini, orang-orang yang kucintai kini.
Entah lah, meskipun saya beberapa kali melewati kenyataan yang membuai namun ternyata pahit, lalu saya mengutuk-ngutuknya. Lalu fragmen-fragmen kenyataan itu menuntunku pada beberapa premis, terkadang ada saatnya saya harus memilih atau hanya menjalani. Saat itu angan-angan terasa begitu menggunung, dan rasanya saya terlalu jauh dari angan-angan. Namun saat kini saya renungkan, mimpi terwujud seiring dengan waktu, terwujud tak disadari.
Pikiranku kini tak akan terwujud bila saya tak berkunjung ke perpustakaan Batu Api, Jatinangor beberapa pekan silam. Saya tidak akan pernah mengunjungi tempat itu bila tidak mengenal seorang perempuan yang belum pernah kutemui, namun ingin kutemui secara tidak sengaja. Â Tak akan mungkin saya ingin mengenalnya bila beberapa bulan silam saya tidak sedang terbang tinggi larut dalam psikedelia.
Tak sengaja kutemukan kutipan ini dari Nietzsche :
 one must still have chaos in oneself to be able to give birth to a dancing star .
Dan lalu,
dan kemudian,
dan seterusnya.
Yet there sure are a misperception about living free and following our passion.Â
Today we don't have any war and humanity crisis to fight for. As a change, we are fighting for money, prosperity, sex and being materialistic.Â
What else should we do when waiting for the next big-scaled crisis?