Dan disaat gelita itu teman, Celaka itu panduan, Lumpur itu jalanan, Kau muncul tegar menidakkan. Kau menjelaskan - Dan disaat langit menghujan tohmah, Baju lusuh kulit bernanah, Bernafas luntur melangkah lelah, Kau menjelma dan tegas membetah. Kau pertahan sekujur lemah - Goncanglah langit, Teriaklah perit, Kau merenung tajam membalas pahit.











