Senyuman setangkai bunga.
Tempat yang masih sangat sama, dengan jendela yang tak pernah berubah. "Ah...bintang masih belum nampak." Ucap pelan setangkai bunga dari balik jendela. Awan masih mondar mandir saja, Tak bermaksud menghalangi. Memberikan ujian seperti biasanya. Pun dengan bulan, ia malu malu. Sinarnya merekah dibalik awan-awan. Langit malampun masih sama seperti kemarin; lebih banyak potongan hitam yang disusun begitu rapih. Sementara waktu tak membiarkan itu. Hanyut begitu deras, Bak segerombolan hujan yang merangsak masuk dari hulu ke hilir. Memang itu yang terbaik; mereka mendapatkan tempat dan tujuannya. Lalu bunga itu bertanya-tanya, "apakah setiap hal akan sampai ke muara? Atau sebagiannya singgah dahulu diantara ranting-ranting yang memang sengaja dihadirkan dibeberapa titik sungai?" Mungkin sama seperti bintang malam ini, ia akan bersinar dan menghias langit diwaktu yang paling baik. Saat tak ada jarak antara malam dan tanah yang akan ia pijak.
Malam, 31 Des 2021














