Sesuatu yang sudah disadari sejak dahulu
Bahwa tinggi keakuanku, bahwa aku hidup untuk diriku
dan aku setuju setuju saja hidup
Dalam selebrasi ini ingin kusampaikan
kepada diriku, kawan, dan rekan self-centrist sekalian
mungkin tepatnya, kuajak mengontemplasikan,
Bukankah tidak apa berkutat dengan diri di tengahnya,
jika segala yang berkutat dengannya
Bersama-sama berbaur jadi campuran
menari-menari saling melihat rupa
yang walau tetap masing-masing badan,
bahu-membahu mengarungi jalan?
hemat saya yang masih terus menyelidiki,
dengan kawan-kawan sama berdiri,
tidak bersenyawa menjadi baru sama sekali.
Karena tidakkah jika jadi satu seraga sejiwa sehati,
kita sering jadi lupa diri?
Tidakkah tidak ada lagi kontemplasi,
serta diskursus - si alat transportasi
mencari ke mana tujuan kita yang pergi,
Bila semua satu menyatu menjadi satu titik
Dalam selebrasi ini baiknya sejenak,
hadapi eksistensi dan coba tengok,
Apakah masih ke arah sesuai konsensi,
atau sudah mulai melenceng?
Aku masih bersenyawa, hilang arah, sekarang mencari zat pemecah, dan sungguh Tuhan mengapa susah sekali?
Namun bintang terus terlihat bung! Masih terang dan hangat kepastiannya.
Jadi aku terus mencari saja
Akhir kata, kuharap kita semua akan bertemu nanti