Ya Allah ya Kariim.
Jadikan Hambamu yang Dhoif ini kemampuan untuk memimpin keluarga dengan baik, Berwibawa, Bijaksana, yang kata-katanya selalu menyejukan pasangan. Amiin. Hamba hanya berniat ber-muasyarah bil ma'ruf seperti yg Engkau perintahkan.

pixel skylines
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
styofa doing anything
RMH
todays bird
Monterey Bay Aquarium
$LAYYYTER

★
d e v o n
Keni

blake kathryn
Sweet Seals For You, Always
almost home

titsay
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
No title available

roma★

No title available
ojovivo
seen from United States

seen from Portugal

seen from Belgium

seen from Philippines
seen from Venezuela

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Chile
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
@alirhomadoni
Ya Allah ya Kariim.
Jadikan Hambamu yang Dhoif ini kemampuan untuk memimpin keluarga dengan baik, Berwibawa, Bijaksana, yang kata-katanya selalu menyejukan pasangan. Amiin. Hamba hanya berniat ber-muasyarah bil ma'ruf seperti yg Engkau perintahkan.
Kakek Nabi Muhammad
Ada sebuah nadhoman untuk menghafal nasab nabi dengan bahasa sunda di link : https://www.youtube.com/watch?v=kv8GuTvudDY. Di situ dinadhomkan bahwasanya Abdulloh putra Mutholib, Mutholib putrana Hasyim. Apakah Kakek Nabi Muhammad bernama Mutholib, atau berlaqob Mutholib ?
Jawabanya tentu saja “Kurang Tepat”. Kakek Nabi Muhammad bernama Syaibah Al Hamdi dan memiliki laqob (julukan) Abdul Mutholib. Syekh Nawawi Banten menceritakan dalam kitab Syarh Barzanji - Madariju Su’ud, bahwa Kakek Nabi Muhammad ketika dilahirkan dengan keadaan telah memiliki sehelai rambut yang beruban, oleh karena itu diberi nama Syaibah yang berati Orang yang Mempunyai Uban. Diberi gelar Al - Hamdi karena tingkah lakunya yang sangat terpui (Al Barzanji - Rowi 2).
Kenapa bisa diberi julukan Abdul Mutholib?
Kakek Nabi Muhammad ketika masih kecil sering diajak pamannya yang bernama Mutholib untuk berdagang. Ketika Mutholib dan Syaibah kecil datang dari madinah memasuki Mekah, Syaibah Kecil Memancarkan Nur Rosulullah SAW sehingga membuatnya bercahaya dan menarik perhatian penduduk Mekah untuk mendatangi Mutholib dan Syaibah. Penduduk Mekah bertanya kepada Mutholib “Siapakah sayyid dari budak yang bersama engkau, yang memancarkan cahaya?” Kemudian Mutholib Menjawab “Hadza Abdii (ini adalah budak ku “. Semenjak itu Syaibah dijuluki Abdul Mutholib (Budaknya Mutholib)
Lalu, Apakah pengarang Syair/Nadhoman tersebut salah ?
Pengarang syair tersebut Tidak Salah. Alasanya ada 2 :
Yang pertama, darurat syair/nadhom
Yang Kedua, anggap saja syair tersebut mengikuti kaidah dalam bahasa arab. Di dalam bahasa arab membuang kata sandaran (mudhof) itu sudah biasa. Kalimat جاء زيد masih memungkinkan makna جاء أبو زيد atau جاء كتاب زيد. Karena kebiasaan membuang mudhof dalam bahasa arab inilah yang memunculkan adanya bab “Taukid” dalam ilmu nahwu (Lihat Syarh Kafrawi Bab Taukid)
وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا * وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ
Artinya: “Dan Allah telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah kepada selainNYA, dan hendaknya kamu berbuat baik kepada orang tuamu."
Bercita - Cita menjadi “Penghafal Al Quran”?
inframe : Bang Ipul, Abu Yahya, dan Yahya bin Ali dalam Majelis Simaan Quran Juz 3-4
Apa hukum menghafal Al Quran ?
kata imam suyuthi dalam kitabnya “Al - Itqon fi ulumil quran “ hukum menghafalkan Al Quran adalah fardhu kifayah. Namun apabila seseorang telah menghafalkan Al Quran, hukum menjaga hafalan Al Quran adalah wajib. Allah mengancam barang siapa yang menghafal Al Quran lalu sengaja melupakannya maka dia akan bertemu Allah dalam keadaan judzam/ sakit kusta.
مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ ثُمَّ نَسِيَهُ لَقِيَ اللَّهَ وَهُوَ أَجْذَمُ
“Barangsiapa yang menghafal al-Qur’an kemudian melupakannya, maka ia akan bertemu dengan Allah pada hari kiamat dalam keadaaan terserang penyakit kusta.” (Riwayat Abu Dawud)
dalam riwayat lain, saya dengar dari Abah Zainal Mustaqim (Pengasuh Ponpes Maula Al Karim), bahwa orang yang lalai akan hafalan Al Quran nya, maka akan dibangkitkan dalam keadaan tanpa daging.
semoga Allah berikan kekuatan untuk menjaga hafalan Al Quran untuk semua orang yang berazam menghafalkan Al Quran / bercita menghafalkan 30 Juz Al Quran. Aamiin.
Diingatkan Allah
Sudah hampir 2 bulan, diri ini sibuk dengan pekerjaan Radar GCI.
Sabtu dan Minggu terasa seperti hari Senin. Beban kuliah juga meningkat. ada tugas besar di beberapa mata kuliah. Belum lagi kepikiran thesis yang tidak kunjung mulai dikerjakan.
Di sisi lain... Porsi membaca Al Quran mulai berkurang. Membantu mengajar ngaji anak-anak di pesantren sudah mulai tidak istiqomah. Apa lagi hafalan Quran dan Mutholaah... Hak-hak (perhatian) anak dan istri mulai tidak ditunaikan.... Ya Allah ya Rabb.. mohon kiranya sudi Engkau berikan hambaMu ini kekuatan untuk memperbaik Ibadah Yaumi yang semakin menurun.
Alhamdulillah... 08/11/2021 Sore hari di Skatek 021 Halim Perdana Kusuma... Engkau peringatkan hambaMu ini dengan menganugerahkan hidayah berupa “betapa dekat kematian itu”. Engkau berikan pelajaran berharga berupa mengalirnya arus listrik bocor dari sumber tegangan 380 V menuju Ground melalui jasad yang Engkau karuniakan kepada hambaMu yang dhoif ini.
Saat itu betapa hamba ingin menangis.. ketika jasad disengat arus yang sangat kuat... diri ini hanya mampu mengucapkan “Aaaa......” dan begitu lambat mengingatMu.... itu merupakan bukti bahwa selama ini hamba terlalu banyak lalai dalam mengingatMu....
Yaaa ilaahiii... berikan taufik dan hidayah kepada hambaMu ini untuk selalu memperbaiki diri
Mushaf Al Quran Untukk dan untuk Istriku Tercinta
Dulu sebelum menikah, sempat terpikir di benak “betapa indahnya kalau punya istri, segala yang dipunyai bisa ‘couple’-an”. Faktanya memang sangat Indah, saya dan istri punya kitab-kitab yang berpasang-pasangan di rak buku kami. Pakai baju couple, sandal couple, itu juga sangat indah dirasakan di hati... Apalagi kini sengaja aku pesan mushaf dengan bertuliskan namaku dan nama istri, dan dengan model yang sama. Alhamdulillah.... betapa Indahnya ya Rab. semoga kami tak bosan untuk membacanya, tak bosan untuk terus mengkajinya di pesantren yang kami tempati ini. kami berdua sangat berharap bisa menjadi orang yang mendapat syafa’at Al Quran dan Kanjeng Nabi di suatu saat nanti. Aamiin
Seorang santri baru
Baru saja intiqol dari alam rahim ke alam dunia
Diberi nama “Muhammad Yahya Ali Abdulkarim”
Muhammad bernisbat kepada Makhluk Terbaik, Muhammad bin Abdullah SAW
Yahya adalah nama aslinya,
Yahya adalah isim alam manqul dari sighot fiil mudhori’
Nama yang diberikan langsung oleh Allah untuk Anak Nabi Zakaria
Nama seorang ulama terkemuka, mujtahid fatwa mahdzab syafi’i, Abu Zakaria yahya dengan laqobnya yang sering kita panggil dengan nama Imam Nawawi
Nama seorang ulama yang mengarang kitab imrithi, Syekh Syarifuddin Yahya Al-Imrithi
Semoga kelak Yahya menjadi Ulama dan menjadi seorang hamba yang sangat Allah cintai seperti beliau-beliau
Ali adalah nama Bapaknya, Orang biasa, yang bukan keturunan Ulama, tapi Allah berikan semangat dan azam yang kuat dalam diri untuk terus belajar mendalami ilmu agar lebih mengenal Sang Pencipta
Abdulkarim adalah laqobnya, yang berarti hamba dari Yang Maha Mulia
Semoga sampai akhir hayat Yahya, hidupnya digunakan penuh untuk menghaba kepada Yang Maha Mulia
Seorang Santri Berani Menikah
“Wanita dinikahi karena empat perkara; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya; maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscaya engkau beruntung.” Sudah sangat mafhum dikalangan santri ataupun aktivis dakwah bahwa variable paling penting dalam memilih pasangan hidup adalah agama.
Sudah sangat mafhum pula bahwasanya cinta yang dilandasi karena keimanan kepada Allah akan bertahan lama daripada cinta yang dilandasi oleh selainnya.
itu yang membuat seorang santri berani menikah
Tidak Sampai 1%
apakah sesuatu yang kita capai dan nikmati saat ini adalah jerih payah kita seutuhnya kah? umumnya kita katakan saja “iya”. Namun, dalam ilmu hakikat, kontribusi kita terhadap apa yang kita nikmati dalam hidup ini tidak sampai 1%.
contoh sederhananya begini.., suatu hari si A berkesempatan masuk PTN yang top 10 di eropa. Dhohirnya, memang karena usaha A dan kepintarannya dalam melalui test PTN tersebut. Tapi banyak faktor lain yang ternyata A tidak terlibat dalam faktor tersebut.
A tidak akan masuk PTN tersebut kalau dia terkena sakit.
A tidak akan masuk PTN tersebut kalau sedang terjadi gempa ketika tes ujian masuk sedang PTN tersebut berlangsung.
A tidak akan masuk PTN tersebut kalau saat test tersebut sedang terjadi wabah korona.
...........................................................................................................................
sedangkan banyak sekali kemungkinan di dunia ini yang bisa terjadi tanpa campur tangan kita.
sebuah peringatan dari Gus Baha. jangan sampai kita menyesal... sudah berapa kali menyesal di dunia? kalau sudah menyesal bukankah kita ingin kembali ke moment yang membuat kita menyesal dan berjanji tidak akan berbuat hal serupa? sedangkan kalau ruh sudah meninggalkan jasad, tidak bisa kembali lagi bukan?
مَاۤ اَصَا بَ مِنْ مُّصِيْبَةٍ فِى الْاَ رْضِ وَلَا فِيْۤ اَنْفُسِكُمْ اِلَّا فِيْ كِتٰبٍ مِّنْ قَبْلِ اَنْ نَّبْـرَاَ هَا ۗ اِنَّ ذٰلِكَ عَلَى اللّٰهِ يَسِيْر
"Setiap bencana yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri, semuanya telah tertulis dalam Kitab (Lauh Mahfuz) sebelum Kami mewujudkannya. Sungguh, yang demikian itu mudah bagi Allah"
لِّـكَيْلَا تَأْسَوْا عَلٰى مَا فَا تَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوْا بِمَاۤ اٰتٰٮكُمْ ۗ وَا للّٰهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَا لٍ فَخُوْرِ ۙ
"Agar kamu tidak bersedih hati terhadap apa yang luput dari kamu, dan tidak pula terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong dan membanggakan diri,"
(QS. Al-Hadid 57: Ayat 22& 23)
Semoga Allah terus berikan petunjuk untuk terus menjadi suami seperti yang Allah harapkan
Siapa saja yang tidak rela menerima ketetapan-Ku (takdir-Ku) dan tidak sabar menghadapi ujian-ujian-Ku kepada dirinya, silahkan dia mencari Tuhan selain Aku
Hadits Qudsi
مَنْ لَمْ يَرْضَ بِقَضَائِي ، وَلَمْ يَصْبِرْ عَلَى بَلائِي ، فَلْيَلْتَمِسْ رَبًّا سِوَاي
Hadits Qudsi
وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
“Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699)
Alfiyah
sebuah nadhoman ilmu nahwu yang membuat saya sangat penasaran akan makna-makna yang dikandungnya. pasalnya, setiap saya bertanya kepada Sang Guru, “kenapa dalam al quran ada beberapa kaidah nahwu yang aneh...?” Beliau menjawab “Nanti jawabannya ada di alfiyah, , “ Semoga dengan mempelajari kitab ini, Allah menjadikan saya seorang yang semakin mengerti dan paham akan agama ini. aamiin.