Act of Random
Suddenly in my browser popped up a bookmark that directly point to a chat transcript from my Line, and i download it, read it and felt embarrassed hahaha
How absurd i am at the beginning of my university life back then in 2013 kwkwkw
Three Goblin Art
almost home
Peter Solarz
Not today Justin
🪼
Noah Kahan

Kaledo Art

izzy's playlists!
cherry valley forever

oozey mess

#extradirty
I'd rather be in outer space 🛸
macklin celebrini has autism
𓃗
tumblr dot com
occasionally subtle
RMH
Cosimo Galluzzi
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
Sade Olutola

seen from Indonesia
seen from Germany

seen from Switzerland
seen from Brazil
seen from United States
seen from Jordan
seen from Brazil

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States
seen from Australia
seen from United States
seen from Belarus
seen from Türkiye
seen from United States

seen from Saudi Arabia

seen from United States

seen from Netherlands
@anakrendang
Act of Random
Suddenly in my browser popped up a bookmark that directly point to a chat transcript from my Line, and i download it, read it and felt embarrassed hahaha
How absurd i am at the beginning of my university life back then in 2013 kwkwkw
Serving others till you forget that yourself are needed to be serve
Life sucks !
Mengagumi dari Dekat
Mengagumi dari jauh itu mudah. Betapa sering kita menjadi simpati kepada seseorang, lalu kemudian rasa simpati itu naik menjadi kekaguman terhadapnya, hanya karena kita memerhatikannya dari jauh: membaca tulisan-tulisannya di sosial media, mengetahui beritanya dari media massa, membaca buku-bukunya yang dibicarakan banyak orang, mendengar cerita tentangnya dari orang lain, atau apa saja. Separuh informasi tentang segala yang baik tentangnya entah bagaimana bisa mendongkrak simpati hingga meninggi, melejitkan kekaguman yang menyeruak dari dasar-dasar hati.
Mengagumi dari jauh itu mudah. Kita tidak perlu repot-repot menerima kekurangan seseorang, menoleransi kesalahannya, atau bahkan memaafkan segala tingkah yang dilakukannya, yang barangkali melukai kita. Mengapa? Tentu saja, karena kita tidak mengetahuinya. Tak sampai kepada kita tentang apa yang menjadi kekurangannya. Tak terjangkau oleh kita kabar tentang kesalahannya. Tak pula terjamah oleh pandangan kita tentang semua tingkah lakunya. Semua serba terbatas, dan dalam keterbatasan itu, mengagumi terasa tidak butuh banyak upaya.
Mengagumi dari jauh itu, kukatakan sekali lagi, mudah. Jauh lebih mudah dari pada harus mengagumi dari dekat. Sebab, kenyataan selalu menampakkan diri dari jarak terdekat dan bukan jarak terjauh. Seperti melihat gunung dari kejauhan, yang kita lihat hanyalah keindahan. Kita tak dapat melihat ranting patah yang mengotori jalannya, tanah terjal yang turun naik di sepanjangnya, atau bahkan bangkai-bangkai hewan yang tergeletak disana.
Mengagumi dari jauh itu mudah, yang sulit adalah mengagumi dari dekat. Betapa tidak, sebab segala sesuatu yang dilihat lebih dekat akan lebih menampakkan apa yang sebenarnya, yang mungkin sulit untuk kita terima.
Saat dilihat dari dekat, seseorang yang kita kagumi itu boleh jadi tak seperti apa yang kita ketahui sebelumnya: banyak benang kusut memenuhi isi kepalanya, matanya sering sembab tersebab tangisnya, dan boleh jadi, luka yang ia punya pun masih begitu merah dan menganga. Tidak hanya itu, dari dekat, barangkali kita pun harus menyaksikan sikap dinginnya, marahnya, egoisnya, keras kepalanya, dan semua deretan perilaku yang mungkin tak pernah kita harapkan untuk terlihat dari dirinya. Siapkah?
“Jadi, bagaimana jika aku tidak sebaik itu? Bagaimana jika aku pun bahkan seringkali merasa tak pantas untuk berbuat baik kepada orang lain tersebab keburukanku?” kemudian, pertanyaan paling jujur itu pun terlontar, mengalir begitu saja.
___
Picture: Pinterest
A Piece of Poem Titled "Desire"
I stray out there in a bush of thoughts
where there is no love, where it's dark,
loveless in that obscurity,
where there is no faith,
no gathering together,
and no friend with whom
i can share my memories.
my soul is exhausted by this search for truth,
like the soul of one who thrusts.
an chases a mirage.
By : Lina
Sometimes i just felt like empty, dunno what should i do, dunno how to express it, dunno who will willingly listen to my stories, my problems
I had an issue, that i rarely talk about my problems unless someone out there asked me what happened. Yeah i know maybe you'll tell me that's not good, and advise me to share my burdens to others
I just can't, i already tried to be open. But this burdens keep ghosting me. I dunno how i can survive this.
Someone out there please help me ! Please help !
Raf | 5 February 2020
We lost Robin Williams in 2014, and this wound would never heal. But what we’ll never lose is his talent, his wit, and his sense of humor, a
:)
Ternyata berjuang sendiri memang ga pernah mudah
Raf
Raf
Patahlah sepatah-patahnya
Sakitlah sesakit-sakitnya
Jatuhlah sejatuh-jatuhnya
Terlukalah separah-parahnya
Karena kamu itu manusia
Karena setelah ini batasanmu telah meluas
02 Februari 2020
Simple Thing
This morning i realize that, not everyone around you give a d*mn about your existence. That's not their fault, this is my fault.
I play with hope too much. Yeah sometimes i can endure it but another time i can't. I'm just a normal human being, i tend to keep all my problems alone, not because i don't trust anybody. I'm confused how to start share it with others.
For that matter, I have several "places" to share my burden, but right now they are struggling with their own problems. I couldn't share my burden with them it only will make their burden heavier
So do you know how to make me share my problems? Or make me feel better?
A simple thing. When you asked me through chat, call, conversation etc this phrase, " are you okay? I'm worried about you"
The First Day
Tak pernah mudah dalam melakukannya. Sebaik apapun aku mengatur emosi, wajah dan intonasi suara. Hari ini terasa sesak.
Seandainya ini semudah ketika aku mengucapkankan. Respon psikosomatis terasa kali ini. Kepala dilanda sakit yang hebat, badan terasa tidak bertenaga dan nafsu makanpun hilang.
Time is healing ourself, kata seorang teman pagi ini. Logika berkata benar namun belum bisa berkompromi dengan baik bersama hati
Jujur aku sendiri bingung terhadap apa yang aku hadapi kali ini. Bingung ingin menuliskan apalagi. Bingung bercerita kepada siapa lagi
Kadang aku berbisik pada diri sendiri, berharap ada pertanyaan yang muncul di layar telefonku. "Apa kamu baik-baik saja? Aku mengkhawatirkanmu"
Dan disaat itu aku akan menjawab dan bisa bercerita banyak, bahwa aku sedang tidak baik-baik saja. Bukan hanya perkara hati, namun juga perkara lainnya.
Jakarta, 2020 | raf on his first day
It's never gonna be an easy way for me, even if i said so
Tentang Kematian
Let's we talk about death shall we?
Kita akan merasakan fase ini, sebagai objeknya ataupun tidak. Tidak ada yang pernah mengutarakan bahwa "dealing with death is easy". Banyak rasa sakit yang timbul sebelum fase itu terjadi, saat terjadi dan bahkan setelah fase itu usai.
Kehilangan orang yang kita cintai tidak akan membuat kita baik-baik saja, apalagi yang menghilang itu adalah sosok terdekat dalam hidup kita, Ayah atau Ibu.
Untuk kamu yang membaca ini ketika sedang dihadapkan pada fase tersebut. Tidak apa-apa untuk kamu bersedih, menangis seharian hingga mata kamu bengkak. Kehilangan orang yang kita cintai tidak pernah mudah, percayalah aku pernah melewati fase itu.
Jika bercerita dengan teman dekatmu bisa melegakanmu, panggillah mereka, bahkan jika hanya sekedar untuk didengarkan, kamu tinggal meminta mereka untuk mendengarkan atau cukup hanya dengan menemani kamu tanpa ada dialog diantara kalian.
Bersedihlah, mungkin memori indah yang pernah kamu lalui terlalu sakit untuk kamu ingat kembali.
Namun setelah kamu bersedih, sudah saatnya kamu bangkit. Orang yang kita cintai juga pasti tidak ingin melihat kita terjebak dalam lembah kesedihan terlalu lama. Walau raga mereka tak ada di dunia namun mereka selalu mengawasi dan menyayangi kita dalam bentuk yang berbeda.
Bukankah Allah sebaik-baik pembuat skenario?. Sudah saatnya kamu untuk bangkit dari kesedihanmu, mulai menatap dunia, mulai berjuang kembali agar bisa membuat mereka yang telah pulang bangga dan bahagia.
Sesekali rasa sedih itu akan muncul kembali, itu hal yang wajar. Namun bedanya kali ini kamu sudah jauh lebih kuat dari sebelumnya.
"What doesn't kill you only make you stronger."
Maka kembalilah tersenyum, karena kamu telah berhasil melewati fase berat dalam hidupmu, yang mendewasakanmu, yang membuatmu mengerti arti cinta dan sayang yang seutuhnya. Buat mereka yang telah pulang tersenyum dari atas sana.
Jakarta, 2020 | raf on reflection of death
☺
Penuh Kesadaran
Dan ketika kelak aku merasakan sakit yang begitu dalam karena pilihan ini. Aku cuma ingin mengingatkan diriku bahwa aku memilih pilihan ini dengan penuh kesadaran
Jakarta, 2020 | raf
Surat untuk Adhitia dan Namira
Semoga Tuhan mengizinkan Ayah berjumpa dengan kalian. Ayah menulis surat ini ketika Ayah berumur 25 tahun dan sedang menata hidup Ayah.
Ayah hanya ingin mengutarakan perasaan Ayah pada kalian
Adhit, Namira, Ayah mungkin bukanlah Ayah yang sempurna, yang bisa setiap saat membuat kalian bahagia, bisa membelikan ini itu untuk kalian, selalu hadir untuk kalian di setiap waktu. Tapi Ayah sangat sangat menyayangi kalian, kalian adalah dunianya Ayah, kalian salah satu kebahagiaan terbaik dari Tuhan untuk Ayah. Untuk itu terima kasih sudah hadir dalam kehidupan Ayah ya :)
Adhit, Namira, mungkin sesekali Ayah akan keras kepada kalian, Ayah minta maaf, Ayah cuma berusaha untuk membimbing kalian. Ayah juga minta maaf mungkin kalian sesekali berbuat nakal karena Ayah kurang memperhatikan kalian, karena sibuk bekerja.
Adhit, Namira, Kalau Ayah salah, tolong tegur Ayah ya, jika Ayah dapat berita-berita hoax apalagi hehe. Jujur saat surat ini Ayah tulis, Ayah ga sabar buat bisa ngobrol banyak dengan kalian, belajar bagaimana dunia saat kalian sedang didalamnya. Maka bersabarlah dengan Ayah ya kalau Ayah terlalu kepo atau lola (loading lama) ketika ngobrol dengan kalian.
Adhit, Mira, kadang kita hanya bisa berencana namun Tuhan yang punya kuasa, jika Ayah berpulang kepada-Nya lebih dahulu, Tolong jaga Ibu seutuhnya yaa, dia adalah Dunia Ayah, Kebahagiaan Ayah juga. Ayah tau Ibu dan kalian akan sangat terpukul dengan kondisi ini, gak apa apa kok untuk bersedih, tapi jangan berlama-lama yaa. Ayah bakal tetap ada kok, mengawasi kalian, menyayangi kalian namun dengan cara yang berbeda.
Adhit, jaga selalu Ibu dan Namira ya, jangan buat mereka bersedih, mungkin kadang ada pertengkaran-pertengkaran kecil, itu wajar kok. Terutama kamu sama Namira.
Adhit, mungkin nanti kamu juga dihadapkan dengan banyak masalah kehidupan. Terbukalah untuk cerita sama Ayah, Ibu dan Namira, kami akan selalu ada bersamamu, ga akan pernah meninggalkanmu dan selalu akan menjadi support system kamu. Kamu ga berjuang sendirian kok :)
Namira, Ayah tahu kalau kamu itu perempuan yang kuat, seperti Ibu. Ayah udah ga sabar biar bisa masak bareng kamu. Ayah udah siapin banyak resep biar kita bisa cobain bikin bareng-bareng.
Oh iya Namira, kadang laki-laki itu suka menyembunyikan masalah-masalahnya, begitu juga dengan Ayah dan Adhit. Ketika Ayah dan Adhit dihadapkan dengan kondisi itu, tolong kamu tanyakan ya keadaan Ayah dan Adhit, dan ketika kamu dihadapkan dengan masalah juga terbukalah dengan Ayah Ibu dan Adhit ya :)
Terkait untuk pilihan hidup seperti karir, pasangan dan lainnya, Ayah ga mau men dikte kalian, Ayah cuma ingin membimbing kalian, Ayah cuma ingin kalian bahagia dengan pilihan kalian.
Kadang kita melakukan banyak kesalahan dalam proses kehidupan, itu hal yang wajar dan itulah proses belajar, yang kalian perlu ingat ialah Allah adalah sebaik-baik pembuat skenario.
Ujian dalam hidup itu berat, bisa sangat berat, tapi Ayah percaya kalian bisa melewatinya karena kalian anak Ayah :)
Jakarta, 2020 | raf
Sebuah titipan pesan dari salah seorang yang berharga dalam hidupku, yang selalu bisa mengajarkanku dan mengingatkanku tentang nilai-nilai kehidupan
Mungkin apa yang diucapkan Isshiki di Shokugeki No Souma bener.
Mungkin aku sedang tidak mau mengakui, kalau aku kurang berusaha, ingin melindungi harga diri dan kepercayaan diri
Untuk Kamu
Terimakasih untuk perjuanganmu hari ini
Mungkin membingungkan, mengapa aku harus berterimakasih
Sedangkan perjuanganmu itu demi kebaikanmu bukan untukku
Kamu tau mengapa aku berterimakasih?
Karena aku tau berjuang itu berat, tak pernah mudah
Tuhan menciptakan kata juang bukan tanpa maksud
Dengan melihatmu berjuang, aku merasa Tuhan seakan berdialog kepadaku, walau aku tau hanya satu arah
Dia seakan mengingatkanku akan perjuanganku
Mengingatkanku untuk terus berusaha, dan senantiasa dekat dengan-Nya
Sekali lagi terimakasih ya atas perjuanganmu hari ini
Untuk kamu yang sedang berjuang :)
Jakarta, 30 December 2019 | raf